Persib di-banned FIFA, ini kronologi dan nilai yang harus dibayarkan ke Daisuke Sato

- Redaksi

Minggu, 31 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Daisuke Sato - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Daisuke Sato - Ilustrasi sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Hukuman dari Federasi Sepak Bola Internasional, FIFA, menjatuhkan sanksi ban kepada Persib Bandung. Kasus tersebut ramai diperbincangkan warganet di berbagai platform media sosial (medsos).

Diketahui, berdasarkan pernyataan manajemen PT Persib Bandung Bermartabat, hukuman berakar dari kekalahan tim berjuluk Maung Bandung itu dalam sengketa kontrak melawan mantan pemainnya, Daisuke Sato, di Pengadilan Arbitrasi Olah Raga atau CAS. Baca selengkapnya: Official Statement: Transfer ban FIFA bukan karena Persib nunggak gaji pemain

Untuk informasi, putusan CAS pada 16 Maret 2026 berisikan penolakan pokok keberatan Persib dan menyatakan Sato memiliki alasan yang sah untuk mengakhiri kontraknya pada Januari 2024. Sengketa itu lalu menjadi dasar kewajiban kompensasi yang harus dipenuhi manajemen Pangeran Biru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus bermula ketika Persib melakukan perubahan komposisi pemain asing pada pertengahan musim BRI Liga 1 2023/2024. Setelah kedatangan Stefano Beltrame dan Kevin Mendoza, posisi Sato menjadi tidak menentu.

Dalam putusan setebal 24 halaman itu, pada bagian pertimbangan, CAS menyebut Sato berulang kali meminta penjelasan terkait status registrasinya di BRI Liga 1. Namun, Persib dinilai tidak pernah memberikan jawaban yang tegas mengenai apakah pemain asal Filipina itu masih terdaftar atau tidak.

Majelis arbitrase menganggap bukti-bukti yang ada menunjukkan Sato tidak lagi terdaftar di BRI Liga 1. Satu di antara pertimbangan penting adalah Persib tetap melengkapi kuota enam pemain asing setelah mendaftarkan Mendoza.

CAS menyimpulkan bahwa Sato telah dicoret dari registrasi BRI liga 1 pada atau setelah 28 November 2023. Situasi itu membuatnya kehilangan kesempatan tampil bersama bersama Persib.

Arbiter tunggal, James Kitching, mengatakan hak pesepak bola profesional tidak hanya terbatas pada menerima gaji dan mengikuti latihan. Pemain juga memiliki hak untuk tersedia dan berpartisipasi dalam kompetisi resmi.

“Atlet profesional memiliki hak dasar sebagai pribadi untuk menjalankan profesinya di bidang olahraga. Dengan mencoret registrasi seorang pemain, klub pada dasarnya menutup akses pemain tersebut untuk berkompetisi,” jelasnya.

CAS menilai kondisi yang ditawarkan Persib kepada Sato saat itu tidak dapat dibenarkan. Meski tetap menerima gaji dan berlatih, Sato dianggap berada dalam situasi yang membuatnya tidak dapat menjalankan profesinya secara penuh.

Dalam satu di antara bagian putusan, arbiter bahkan mengkritik sikap Persib yang tidak memberikan kejelasan mengenai status pemain tersebut. Maung Bandung dinilai membiarkan Sato berada dalam ketidakpastian terkait masa depannya sebagai pesepak bola profesional.

Atas dasar itu, CAS menyatakan Sato memiliki just cause atau alasan yang sah untuk mengakhiri kontraknya pada 3 Januari 2024. Dengan begitu, Persib dianggap sebagai pihak yang melakukan pelanggaran kontrak.

Nilai yang harus dibayarkan Persib ke Daisuke Sato 

CAS memutuskan manajemen Maung Bandung harus membayarkan uang sejumlah Rp3,09 miliar. Namun, Persib kemudian mengajukan banding atas putusan tersebut.

Selanjutnya, FIFA mengabulkan sebagian banding Persib terkait besaran kompensasi. Nilai ganti rugi yang sebelumnya sebesar Rp3,09 miliar kemudian dikurangi setelah memasukkan pendapatan Sato bersama klub-klubnya di Filipina.

Putusan tersebut sekaligus mengukuhkan kemenangan Daisuke Sato dalam sengketa yang diyakini menjadi pangkal munculnya larangan registrasi pemain baru dari FIFA terhadap Persib

Dengan diterimanya sebagian banding Persib, kini kewajiban manajemen PT PBB yang wajib dibayarkan hanya sebesar Rp2.719.878.000 ditambah bunga lima persen per tahun sejak 3 Januari 2024 hingga pembayaran dilakukan.

Adapun perkiraan bunga selama kurun tersebut mencapai Rp327,5 juta, sehingga total kewajiban Persib saat ini sekira Rp3.047.381.118.

Berita Terkait

Membanding market value calon lawan Persib di ACL Two 2026/2027, Maung kedua
Liga Putri Indonesia digelar Oktober, cek daftar peserta, jadwal dan sistem kompetisi
Danijel Lončar direkrut Persib, ini profil bek tangguh asal Kroasia
Gagal juara Piala Presiden 2026: Kekalahan pertama Persib dan Igor Tolic, profilnya tak mentereng
Tekad Mariano Peralta: Duel Persib vs Persebaya di final Piala Presiden 2026 malam ini
Jadwal semifinal dan final Piala Presiden 2026, semua laga digelar di Bali
Persib vs Persija, daftar tim lolos, jadwal dan venue semifinal Piala Presiden 2026
Debut manis Agi Firmansyah asal Sukabumi, bela Persija di Piala Presiden 2026

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Membanding market value calon lawan Persib di ACL Two 2026/2027, Maung kedua

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Liga Putri Indonesia digelar Oktober, cek daftar peserta, jadwal dan sistem kompetisi

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:41 WIB

Danijel Lončar direkrut Persib, ini profil bek tangguh asal Kroasia

Jumat, 7 Agustus 2026 - 00:38 WIB

Gagal juara Piala Presiden 2026: Kekalahan pertama Persib dan Igor Tolic, profilnya tak mentereng

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Tekad Mariano Peralta: Duel Persib vs Persebaya di final Piala Presiden 2026 malam ini

Berita Terbaru

Ilustrasi suasana mahasiswa sedang diskusi di lingkungan kampus - sukabumiheadline.com

Pendidikan

10 jurusan kuliah yang lulusannya jadi pengangguran terselubung

Jumat, 21 Agu 2026 - 21:20 WIB

Ilustrasi ban mobil matic - sukabumiheadline.com

Otomotif

5 ban mobil matic terbaik 2026, cek harga dan keunggulannya

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:32 WIB