21.4 C
Sukabumi
Sabtu, April 13, 2024

Blueberry, sniper cantik Rusia pembantai tentara Ukraina

sukabumiheadline.com - Sosok Blueberry sangat misterius. Namun,...

Soal tangan buruh wanita asal Bojonggenteng Sukabumi putus, Latas: Disnaker harus proaktif

sukabumiheadline.com - Paskakecelakaan kerja yang terjadi di...

Profil dan Biodata Gary Iskak, Punya Sepupu Artis di Sukabumi 

Gaya hidupProfil dan Biodata Gary Iskak, Punya Sepupu Artis di Sukabumi 

sukabumiheadline.com l Gary M. Iskak atau biasa dipanggil Gary Iskak saja, adalah seorang aktor Indonesia keturunan Belanda.

Gary Iskak lahir di Bogor, pada 10 Juli 1973, dari pasangan Irwan Iskak, Winny Sukmawardani.

Gary Iskak menikah dengan Sabrina R. Bonita, pada 1999 hingga 2008. Keduanya dikaruniai dua anak, yakni Rabiya Putrisyah dan Muhammad Azriel Gamitza Iskak.

Keluarga kecil Gary Iskak. l Instagram
Keluarga kecil Gary Iskak. l Instagram

Ia merupakan kakak dari aktor Indonesia, Khiva Iskak sekaligus keponakan dari aktor dan aktris Indonesia, Alice Iskak, Boy Iskak dan Indriati Iskak.

Gary bisa dibilang lahir dalam keluarga artis. Tidak hanya saudara kandungnya, bahkan sang paman, Robertus Armand, atau yang lebih dikenal sebagai Boy Iskak, juga seorang aktor dan penyanyi berkebangsaan Indonesia yang aktif pada tahun 1960an.

Boy yang juga berasal dari Bogor kelahiran 26 November 1939 dan meninggal pada 2009 dari pasangan R. Iskak dan Alida van de Kuinder, nenek Gary Iskak yang keturunan Belanda.

Gary memiliki sepupu yang juga sebagai artis dan foto model asal Sukabumi, yakni Reynaldi Iskak.

Berbeda dengan Gary, Reynaldi yang merupakan anak kandung Boy Iskak, paman Gary Iskak, itu kini sudah vakum dari dunia hiburan. Baca lengkap: Kisah Hidup Reynaldi Iskak, Aktor dan Model Iklan asal Sukabumi Dideportasi dari Indonesia

Merintis Karier di Dunia Hiburan

Gary Iskak diketahui aktif di dunia hiburan Tanah Air sejak tahun 2000 hingga saat ini.

Selama aktif di dunia hiburan, mantan suami Sabrina R. Bonita dan Irma Risma, dan suami dari Richa Novisha, itu sudah membintangi puluhan film layar lebar, sinetron dan FTV.

Gary Iskak. l Instagram
Gary Iskak. l Instagram

Film yang Pernah Dibintangi Gary Iskak

Sejumlah film yang pernah dibintangi Gary Iskak, adalah Bintang Jatuh yang diproduksi pada tahun 2000. Film ini sekaligus menjadi debut Gary di dunia hiburan.

Setahun kemudian, pada 2001, ia kembali membintangi film Tragedi. Pada 2002 dalam film Ada Apa dengan Cinta? Yang berperan sebagai pelatih.

Lalu berturut-turut dalam film Rumah Ketujuh Arman (2003), 30 Hari Mencari Cinta (2004), Ungu Violet (2005), Jatuh Cinta Lagi (2006), dan pada 2007 dalam film D’Bijis, Merah itu Cinta, dan Pocong 3.

Setelah vakum beberapa tahun, pada 2009 Gary Iskak kembali tampil dalam film Kirun + Adul, Benci Disko, Krazy Crazy Krezy…, dan Heart-Break.com.

Lalu, Penganten Sunat (2010), Skandal Penyidik (2011), Perempuan-Perempuan Liar, Mama Minta Pulsa Dana (2012), Bidadari-Bidadari Surga, Pokun Roxy, KM 97, Kisah 3 Titik dan Kawin Kontrak 3 (2013).

Pada 2014 dalam film Mentari dari Kurau, 7 Misi Rahasia Sophie, dan Negeri Tanpa Telinga. Kemudian, Romeo + Rinjani (2015), dan Maju Kena Mundur Kena (2016).

Selanjutnya, From London to Bali, Insya Allah Sah, Total Chaos, My Stupid Boyfriend, dan Keluarga Tak Kasat Mata (2017). Lalu film Terima Kasih Cinta (2018), Warkop DKI Reborn 3, dan Pendekar Tongkat Bengkok (2019).

Tahun 2020 dalam film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini, Mangga Muda Kamal, 4 Mantan Papa Alex, dan Buku Harianku. Lalu dalam film Teachers, Ghostbuser: Misteri Desa Penari Genjing (2021).

Trah 7 Karta, Marley, Uti Deng Keke, Ratu Dansa (2022). Pesugihan: Bersekutu dengan Iblis (2023), dan Bad Boy in Love, TBA (To be announced) pada tahun 2024 dan belum rilis.

Film Pendek

Gary juga pernah membintangi film pendek (2001) Pasar Ayah Dipo, dan (2019) Pendekar Tongkat Bengkok.

Serial Televisi 

Pada 2001 berperan dalam serial televisi berjudul Opera SMU, (2006) HIV+, Aku Bukan Aku Doni, dan Cahaya Surga Episode 4.

Pada 2007 Putri dan Jangan Menangis Adinda, (2009) Tangisan Issabela, (2010) Buku Harian Baim Doni, (2013) Heart Series 2 dan Bidadari-Bidadari Surga, (2014) ABG Jadi Manten dan Putri Pete.

Kemudian pada 2015, Samson dan Dahlia, 2016 Betapa Aku Mencintaimu, Julaiha Princess Betawi, Magic Cinta, dan Hijab I Love You.

Selanjutnya pada 2016-2017 Pangeran 2, Apa Kata Dunia Dorman, Iiihhh…. Serrremm, dan Cahaya Hati. Lalu tahun 2018, Tangis Kehidupan Wanita Episode 33, tahun 2019 dalam Kun Anta 2, Jodoh Wasiat Bapak, Api & Cinta, Firasat Episode 106, dan Pesantren Rock N’ Dut pada tahun 2020.

FTV

Hidayah: Tanah Kuburan Longsor (2005), Hidayah: Anak dan Menantu Durhaka, Hidayah: Ketukan Pintu Hati, Hidayah: Tuan Tanah Meninggal di Bak Sampah, Di Atas Sajadah Cinta: Taubatnya Wanita Penggoda, dan ISINEMA: Cinta Sang Bintang (2006).

Hidayah: Ketabahan Istri Mandul, Legenda: 7 Anak Kembar dari Raksasa, Dongeng: Putri Tidur dan 3 Peri, dan Dongeng: Satu Anak Tujuh Ibu (2007).

Selanjutnya, Insya Allah Ada Jalan: Penyanyi Lupa Diri (2012), Sinema Pintu Taubat: Istriku Menyadarkan Aku dari Kekeliruan (2016), Sinema Indosiar: Penjual Kerupuk yang Licik, Sinema Indosiar: Satu Sedekah, Beribu Berkah, Istri Tulang Punggung Keluarga, Kuasa Ilahi: Preman Wafat Saat Berdzikir, Kisah Nyata Spesial Lebaran: Mengejar Cinta Ayah ke Surga, Suratan Ilahi: Suamiku Gila Pesugihan, Seribu Kisah: Tendangan Satria untuk Ibu, Kisah Nyata: Aku Dimanfaatkan Suamiku, Kisah Nyata: Aku tak Mau Dibiayai dengan Uang Haram, Kisah Nyata: Ayahku Kembali untuk Ginjalku, dan Risalah Hidup: Doa untuk Ayah (2017).

Lalu pada 2018, Kisah Nyata: Karena Seorang Wanita Idaman Lain, Suamiku Rela Mengorbankan Aku dan Anakku, dan Rahasia: Suami Bersama, serta
Pintu Berkah Spesial Lebaran: Lebaran Pertama Tanpa Ibu (2023).

Video Klip

Selain itu, Gary Iskak juga pernah membintangi sejumlah video klip, antara lain “Bila Salah” — Rossa, “Tak Ada yang Abadi” — Jikustik, “Risalah Hati” — Dewa 19, “Kirana” — Dewa 19, “Cobalah untuk Setia” — Krisdayanti, dan “Terendap Laraku” — Naff.

Nominasi dan Penghargaan

Berkat dedikasinya di dunia hiburan Tanah Air, Gary Iskak berhasil meraih sejumlah penghargaan dan nominasi pada 2007:

  • Indonesia Film Critics Circle Award Best Actor for Leading Role dalam Merah itu Cinta.
  • Best Actor for Supporting Role D’Bijis (Nominasi)
  • Festival Film Indonesia Pemeran Pendukung Pria Terbaik (Nominasi)
  • MTV Indonesia Movie Awards Most Favourite Actor (Nominasi)
  • Indonesian Movie Actors Awards sebagai Pemeran Pendukung Pria Terbaik.

Konten Lainnya

Content TAGS

Konten Populer