Resign Kerja, Usaha Basreng Nadine Fatia Omzet Ratusan Juta Rupiah

- Redaksi

Rabu, 20 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nadine Fatia dan usaha basrengnya. l Istimewa

Nadine Fatia dan usaha basrengnya. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l Berbisnis tidak mengenal usia, banyak dari kalangan anak anak sudah mulai berbisnis sejak masih belia, entah karena terpaksa ataupun semata hobi.

Seperti seorang gadis asal Bandung berikut ini pun berhasil membuktikan bisa sukses jualan di usia 21 tahun. Dilansir merdeka.com (4/2/2022), gadis ini bernama Nadine Fatia yang memilih berjualan basreng alias bakso goreng hingga menghasilkan omzet yang begitu besar dari usahanya tersebut.

Usaha basreng milik Nadine dibangun dari nol. Awalnya, ia memulai usahanya tersebut hanya dengan modal uang sisa gaji dari tempat ia bekerja sebelumnya, sebesar Rp300 ribu.

Awalnya, Nadine mengaku hanya iseng membelanjakan uang tersebut untuk bahan bahan membuat basreng di pasar. Kemudian, bahan bahan itu diolah oleh mamanya. Sementara, Nadine bertugas menjual basreng tersebut.

Nadine mengaku sempat menemui hambatan di mana ia diusir oleh tetangganya. Rupanya, tetangganya itu terganggu dengan proses produksi basrengnya tersebut. Akhirnya, Nadine memilih pindah dan ngontrak di tempat lain.

Memanfaatkan kemajuan teknologi digital, Nadine pun memasarkan produk basrengnya itu di berbagai media sosial seperti WhatsApp, TikTok, Instagram dan juga marketplace. Hasilnya sungguh mengejutkan, banyak orang yang membeli produk basrengnya.

Baca Juga :  Ngemil Murah Basreng Lezat di Orange Kuliner Q-TA Sukamantri Sukabumi, Pedasnya Bisa Request

Diberitakan tribunnews.com, basreng dengan brand Raja Ngemil ini pun kini mampu menjual sampai 2 ton basreng. Dalam sehari, Nadine bisa meraup keuntungan sampai Rp100 juta.

Nadine juga sempat membagikan tipsnya agar bisa sukses seperti sekarang ini. Dia mengatakan bahwa yang pertama dan terpenting yaitu memulai.

Kemudian, Nadine mengingatkan pentingnya bersedekah agar usahanya pun semakin lancar. Terakhir, tak lupa adalah minta doa kepada orang tua.

Berita Terkait

Daftar negara tujuan ekspor ubi kayu Sukabumi dan olahan
30 kecamatan penghasil jengkol di Sukabumi, Jawa Barat surganya
Mengintip dua kebun alpukat di Cidahu Sukabumi
Setelah Unilever sponsori Persib, 3 investor lainnya antre
5 kecamatan penghasil semangka Sukabumi dan khasiat buah kesukaan Rasulullah SAW
Proyek gentengisasi Prabowo, tantangan bagi industri genteng di Sukabumi
Menghitung jumlah pabrik garmen di Sukabumi
Ini 22 kecamatan penghasil kopi Sukabumi terbanyak

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 00:01 WIB

30 kecamatan penghasil jengkol di Sukabumi, Jawa Barat surganya

Kamis, 5 Februari 2026 - 21:42 WIB

Mengintip dua kebun alpukat di Cidahu Sukabumi

Kamis, 5 Februari 2026 - 20:44 WIB

Setelah Unilever sponsori Persib, 3 investor lainnya antre

Kamis, 5 Februari 2026 - 01:31 WIB

5 kecamatan penghasil semangka Sukabumi dan khasiat buah kesukaan Rasulullah SAW

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:59 WIB

Proyek gentengisasi Prabowo, tantangan bagi industri genteng di Sukabumi

Berita Terbaru

Internasional

Sarjana banyak jadi pengangguran, Gen-Z AS boikot kuliah

Jumat, 6 Feb 2026 - 09:00 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131