Ridwan Kamil janji perbaiki awal 2024, Jalan Provinsi di Sukabumi masih rusak

- Redaksi

Senin, 15 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan Provinsi rusak ruas Kecamatan Cikembar hingga Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi. - Hadi Mardiana

Jalan Provinsi rusak ruas Kecamatan Cikembar hingga Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi. - Hadi Mardiana

sukabumiheadline.com – Jalan rusak dan berdebu sangat membahayakan para pengendara yang melintas, terutama pengemudi roda dua. Pasalnya, jangkauan pandangan menjadi lebih terbatas dan berbahaya terhadap mata.

Jalan rusak di Pangleseran, Cikembar. l Hadi Mardiana
Jalan rusak di Pangleseran, Cikembar. l Hadi Mardiana

Kondisi tersebut terjadi di wilayah Pangleseran, Kampung. Babakan, Desa Patakanlima Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Baca lengkap: Ngeri, Begini Penampakan Jalan Rusak dan Berdebu di Sukabumi

Jalan Provinsi yang dijanjikan oleh Ridwan Kamil akan diperbaiki pada awal 2024 itu ternyata hingga kini masih rusak parah. Baca lengkap: Ketika Warga Simpenan dan Cikembar Sukabumi Curhat Jalan Rusak ke Ridwan Kamil

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ridwan Kamil juga menyampaikan rencana perbaikan Jalan Provinsi yang rusak di wilayah Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi. Baca lengkap: Jalan Rusak di Jampang Tengah Sukabumi Diperbaiki Awal Tahun Depan

“Apalagi jalur Bojonglopang sampai Bojongjengkol (Kecamatan Jampang Tengah-red) mah parah banget, cuma tersisa batu,” kata warga setempat, Jadi Mardiana kepada sukabumiheadline.com, Ahad (14/4/2024).

Berita Terkait: Ketika Pawai 17 Agustusan Jadi Ajang Sindir Jalan Rusak di Sukabumi

Hadi menyebut bahwa Jalan Pangleseran pernah dicor, tapi tidak selesai. Ia memperkirakan jalan yang dicor tidak lebih dari 100 meter saja.

Berita Terkait: Jalan Pangleseran Sukabumi Rusak Parah, Warga Cerita Pernah Jatuh dan Kapok Mudik

“Jalur ini mah gak beres, dicor aja putus nyambung, dari Kantor PU di Pangleseran dicor paling 50 sampai 100 meter. Putus lagi, lalu dicor lagi pas pabrik DMI Sierad,” tutup Hadi.

Berita Terkait

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas
Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN
DPRD Kabupaten Sukabumi bahas transformasi Perumda AMTJM jadi perseroda
12 anak di bawah umur di Sukabumi dicabuli lansia 72 tahun, imbalan Rp2 ribu
Wafa dan Kania, dua perempuan pelajar Sukabumi tewas tenggelam di pantai

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 22:36 WIB

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:05 WIB

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:58 WIB

Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:20 WIB

Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:37 WIB

Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN

Berita Terbaru