SUKABUMIHEADLINE.com l PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) yang meluncurkan mobil listrik Neta U dan Neta V di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2023 dikomentari sinis pengamat politik Rocky Gerung.
Rocky menilai Esemka kental kaitannya dengan perpolitikan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kemunculan informasi mobil listrik oleh Esemka disebut-sebut merupakan jasa dari Presiden Jokowi.
Rocky Gerung menggarisbawahi Esemka versi Jokowi telah gagal total. Esemka yang muncul saat ini hanyalah Esemka pencitraan yang tak ada kaitannya dengan Jokowi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita bedakan, Esemka yang dimaksud Pak Jokowi sudah gagal total, itu sudah menjadi ampas, barang rongsokan. Yang sekarang adalah Esemka pencitraan yang sebetulnya setiap orang juga bisa kasih nama, kan dia tinggal impor,” kata Rocky Gerung, dikutip dikutip dari kanal YouTube Forum News Network, Sabtu (18/2/2023).
Rocky meyakini produk mobil listrik yang diklaim milih Esemka tersebut merupakan produk hasil pabrikan perusahaan China. Berdasarkan info yang beredar, mobil Neta U dan Neta V itu adalah hasil produksi dari Hozon Auto.
“Tapi, karena harus ada lisensi khusus, maka dikasih nama Esemka supaya orang-orang ingat ‘Oh ini Jokowi’. Nggak ada urusan sama sekali dengan itu. Jadi, ini tetap pencintraan saja,” pungkasnya.
Esemka dan Jokowi
Jejak Esemka dimulai pada 2007 sebagai proyek belajar siswa SMK di Solo. Kemudian, Jokowi sempat menggunakan mobil pertama Esemka, Rajawali, sebagai kendaraan dinas ketika menjadi Wali Kota Solo.
Nama Esemka sempat turun ketika Jokowi terpilih menjadi Gubernur DKI, namun kemudian bangkit kembali pada saat Jokowi menjadi Presiden pada 2014.
Esemka mulai mendirikan pabrik di Boyolali, Jawa Tengah, pada 2016, dan resmi dibuka pada 2019. Namun, setelah itu namanya lenyap bak ditelan bumi. Nama Esemka baru muncul kembali setelah memastikan bakal ikut pada IIMS 2023.
Tak heran jika banyak pihak menduga kemunculan Esemka disebabkan adanya Pemilu 2024 mendatang.