sukabumiheadline.com l TEGALBULEUD – Hujan deras yang mengguyur dalam beberapa hari terakhir sejak sore hingga malam, mengakibatkan tanah di Kampung Cibayawak, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mengalami pergerakan.
Berdasarkan informasi didapat, dampak dari pergerakan tanah tersebut menimbulkan kerusakan cukup parah salah satu rumah warga. Tampak di bagian lantai, dinding hingga atap ambruk.
Manajer Pusdalops (Pusat Pengendalian dan Operasi) BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna mengungkapkan pergerakan tanah mulai terjadi Senin, (10/7/2023) lalu, sekira pukul 21.30 WIB
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saat itu kondisi cuaca hujan dengan intensitas sedang terjadi dimulai sore hingga malam hari,” jelas Daeng, Sabtu (15/7/2023) sore.
Hingga saat ini, kata Daeng Sutisna, kondisi pergerakan tanah semakin parah dalam beberapa hari. Meskipun tidak menimbulkan korban luka maupun jiwa, namun berdampak terhadap dua unit rumah warga lainnya.
“Jadi selain satu rumah alami rusak berat, dua rumah warga lainnya terancam,” ujar Daeng.
Dijelaskannya, sebagai upaya penanganan petugas penanggulangan kebencanaan kecamatan Tegal Buleud langsung melakukan kordinasi dengan unsur dari Forum Pimpinan Kecamatan (Forkompimcam), pemdes setempat dan unsur terkait lainnya.
“Jajaran dari Forkompimcam dan pemdes serta unsur lainnya sudah meninjau ke lokasi kejadian, melakukan upaya penanganan sementara dengan melakukan pendataan,” jelasnya.
“Para personel di lapangan juga memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar untuk tetap waspada dan berhati hati.
Sementara, lanjut Entis Daeng Sutisna, untuk material reruntuhan dari bangunan rumah yang mengalami kerusakan sudah dilakukan evakusi oleh masyarakat setempat dengan bergotong royong.
“Kerugian akibat kerusakan rumah warga diperkirakan mencapai ratusan juta Rupiah,” bebernya.