SUKABUMIHEADLINE.com l PARAKANSALAK – Musibah longsor yang terjadi pada 5 Oktober 2021 lalu menyisakan duka bagi para korbannya. Pasalnya, longsor menggerus satu rumah dan dua kios hingga hancur dan tak lagi bisa difungsikan sebagai tempat tinggal dan usaha.
Diketahui, musibah terjadi di Kampung Cisolempat RT 12/05, Desa Sukakersa, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menimpa keluarga Dedi bin Saepudin (59).
Menurut anak korban, Ramdon (35), sudah setahun berlalu tidak ada bantuan apapun dari pemerintah. Sementara, keluarganya kini sudah tidak lagi berjualan mencari nafkah di tempat tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sudah setahun lebih, kami berharap ada bantuan material atau apapun dari pemerintah,” kata Ramdon kepada sukabumiheadline.com, Sabtu (22/10/2022).
Ramdon mengaku, keluarganya sudah melaporkan kondisi tersebut ke pihak-pihak terkait. Padahal, sebelum musibah terjadi, Dedi membuka usaha jualan sembako dan konter handphone.
“Bisa dilihat sendiri kondisinya. Bangunan hancur, kami gak bisa lagi berjualan mencari uang. Sisa-sisa barang dagangan pun sudah dijual semua untuk menyambung hidup,” jelas Ramdon.
Saat ini, Dedi bersama lima anggota keluarganya pun terpaksa harus mengungsi, tidak lagi menghuni rumah tersebut.
“Sudah mengungsi karena rumah sudah gak bisa ditinggali,” pungkasnya.