Siti Toyibah, Gadis Asal Kalibunder Sukabumi Jadi Duta Dakwah Jawa Barat

- Redaksi

Selasa, 5 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siti Toyibah. l Dok. Pribadi

Siti Toyibah. l Dok. Pribadi

SUKABUMIHEADLINE.com I KALIBUNDER – Tak banyak orang yang mengetahui bahwa Duta Dakwah Ikatan Remaja Masjid (IRMA) Jawa Barat yang perdana adalah seorang gadis Kampung Pasirkadu RT 008/003, Desa Sukaluyu Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Gadis berhijab kelahiran 18 tahun lalu, dari pasangan Daelami (55) dan Siti Jenab (40), ini terpilih menjadi Duta Dakwah setelah berhasil menjadi pemenang Video Dakwah Digital Terbaik yang diselenggarakan oleh IRMA pada september 2020 lalu.

Tema video dakwahnya, “Peran Remaja Dalam Dakwah” berhasil melambungkan namanya menjadi salah satu dai muda, setelah bersaing dengan 200 peserta lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepada sukabumiheadline.com dengan bangga ia menceritakan perjalanannya menjadi Duta Dakwah IRMA Jawa Barat.

“Awalnya diberi amanah oleh Kepala SMAN 1 Kalibunder untuk mengikuti kegiatan Pelatihan Calon Tutor IRMA Jawa Barat. Kemudian, alhamdulillah berhasil menjadi Pemenang Video Dakwah Digital Terbaik pada kegiatan tersebut. Tak lama kemudian, IRMA merekrut saya sebagai tim inti sekaligus menjadi Duta Dakwah Digital Putri IRMA Jawa Barat,” jelas Siti, Selasa (5/10/21)

Baca Juga :  Honor Hanya Cukup untuk Makan, Yayan dan Keluarga Huni Rumah Lapuk di Parungkuda Sukabumi

Soal prestasi, sepertinya memang sudah lekat dengan Siti, selain menjadi Duta Dakwah, ia juga lulusan terbaik SMAN 1 Kalibunder tahun 2020.

“Pada intinya ini hanyalah takdir dari Allah SWT. Di balik itu semua, tidak saya lupakan ini merupakan hasil dari ikhtiar bersama orang tua, guru-guru, serta semua yang selalu mendukung potensi saya,” ujarnya.

Siti Toyibah

Belajar Dakwah Otodidak

Aiti mengaku bersyukur dan tidak menyangka jika dirinya yang berasal dari sebuah sekolah di pelosok Sukabumi, bisa bersaing di tingkat provinsi.

Ia juga mengaku bahwa belajar berdakwah secara Otodidak, “Tapi suka meminta saran dari orang tua, apalagi dari segi pengambilan dalil hukum agama. Saya juga senang dengan bidang keagamaan, dan cita-cita saya, ingin bermanfaat untuk orang banyak terutama dalam ranah pendidikan keagamaan,” papar Siti.

Baca Juga :  Subuh, warga Cicantayan Sukabumi dikagetkan piton di atap, tips sederhana cegah ular masuk rumah

Siti mengaku akan konsisten sebagai dai atau penceramah “Insya Allah akan terus, namun dakwahnya mungkin lebih ke arah penyuluhan, mengajak, mengajarkan, dan menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Lebih ke dakwah melalui quote-quote islami di sosial media,” ungkapnya.

Mahasiswi Jurusan Pendidikan Agama Islam di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, ini memiliki pesan untuk anak-anak muda Sukabumi, ia mengingatkan pentingnya disiplin dan percaya diri.

“Untuk teman-teman yang saat ini kelas 10, 11 dan 12, khususnya di Kabupaten Sukabumi, pesan saya jangan terlalu overthinking dengan hal yang belum terjadi. Berorganisasi tidak akan menghambat untuk berprestasi selama bisa disiplin. Selalu percaya diri, meskipun dari pelosok kampung, atau kondisi ekonomi keluarga yang kurang memadai. Karena takdir baik tidak akan salah memilih pundak,” pungkasnya.

Berita Terkait

Tingkat penghunian kamar hotel di Sukabumi Februari 2026 turun
Jangan kaget! Segini biaya perawatan kecantikan Wanita Sukabumi
Khasiat dan kandungan gizi ikan sapu sapu, sering dianggap hama
Baklava, takjil favorit WNI asal Sukabumi di Arab Saudi dan populer di Indonesia
Daftar brand kosmetik halal dan pro Palestina, Muslimah wajib tahu
Foto-foto penampakan kebun kurma Sukabumi berbuah lebat
Hindari konsumsi jenis makanan ini untuk puasa terbaik bagi kesehatan tubuh
Lirik lagu Karmila karya musisi asal Sukabumi dituduh sponsori pedofilia

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 01:25 WIB

Tingkat penghunian kamar hotel di Sukabumi Februari 2026 turun

Selasa, 3 Maret 2026 - 04:57 WIB

Jangan kaget! Segini biaya perawatan kecantikan Wanita Sukabumi

Minggu, 1 Maret 2026 - 01:15 WIB

Khasiat dan kandungan gizi ikan sapu sapu, sering dianggap hama

Sabtu, 28 Februari 2026 - 04:03 WIB

Baklava, takjil favorit WNI asal Sukabumi di Arab Saudi dan populer di Indonesia

Jumat, 27 Februari 2026 - 10:53 WIB

Daftar brand kosmetik halal dan pro Palestina, Muslimah wajib tahu

Berita Terbaru

Ilustrasi musim kemarau - sukabumiheadline.com

Sains

Kapan mulai musim kemarau 2026? Ini prediksi BMKG

Rabu, 4 Mar 2026 - 08:00 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131