Sosok Pelatih Asal Sukabumi di Balik Kesuksesan Eriyanto dan Arda Alfareza

- Redaksi

Senin, 5 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Coach Arif bersama Rahmad Darmawan (kiri). Coach Arif bersama Eriyanto (kanan). | Istimewa

Coach Arif bersama Rahmad Darmawan (kiri). Coach Arif bersama Eriyanto (kanan). | Istimewa

sukabumiheadline.com l NAGRAK – Eriyanto dan Arda Alfareza adalah dua pesepakbola asal Nagrak, Kabupaten Sukabumi yang kini bermain di berbagai klub kenamaan di Indonesia. Eriyanto saat ini dikontrak Persib Bandung, sementara Arda Alfareza memperkuat Persiraja Banda Aceh.

Keduanya punya kesamaan, yakni pernah sama-sama belajar di SSB Akademi Sepakbola Maradona Sukabumi (Asmaras). Baik Eriyanto maupun Arda Alfareza pernah diasuh oleh pelatih sekaligus pendiri SSB Asmaras, yakni Coach Arif Hidayat.

Coach Arif saat diwawancarai menyebutkan sudah banyak pemain yang ia latih hingga membela berbagai klub kenamaan di Indonesia. Bahkan ada yang sudah dipanggil ke Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau yang dari Nagrak baru dua orang itu saja, Eriyanto dan Arda Alfareza. Tapi kalau yang dari daerah lain banyak seperti Nurkholis, Adnan Mahing, Sadam Husen pernah dipanggil Timnas Senior asuhan Alfred Riedel, Rolando Khoibur dan lain-lain,” kata Coach Arif kepada sukabumiheadline.com, Senin, 5 Juli 2021.

Arda Alfareza
Arda Alfareza | Foto: Istimewa

Coach Arif kini berusia 62 tahun. Ia pernah menjadi kapten Timnas Indonesia pada Piala Dunia U-20 tahun 1979 di Tokyo, Jepang. Dalam laga itu pula, Coach Arif sempat bertanding melawan pesepakbola idolanya, Argentina.

“Maradona idola saya. Kita pernah bertemu di Piala Dunia U-20 di Tokyo. Kebetulan sama-sama jadi kapten timnas masing-masing,” imbuhnya.

Kenangan di Piala Dunia itu yang terus menginspirasi Coach Arif untuk terus mengabdikan diri di dunia sepakbola nasional, terutama untuk kampung halamannya, Sukabumi.

Ia kini tinggal di Jalan Raya Nagrak Kampung Bungur Sarang, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi.

Coach Arif hingga kini tetap konsisten mencetak bibit-bibit pesepakbola muda dari Nagrak, Sukabumi lewat SSB Asmaras. “Kami latihan di Lapang Sinagar dan Lapang Pawenang Nagrak,” pungkasnya.

Berita Terkait

Hari ini Persib vs Arema FC di Piala Presiden 2026, ujian pertama pemain asing baru
Pelatih Persija Shin Tae Yong dihukum 10 tahun larangan melatih
Nomor 1 asal Sukabumi, ini 5 pebulutangkis Indonesia dinaturalisasi negara lain
Argentina tuan rumah Piala Dunia 2030, ini daftar 6 negara lolos otomatis
Profil Inés Garcia Santos dan kisah cinta dengan pesepakbola Muslim Lamine Yamal
Membanding jumlah hadiah Piala Dunia diterima Spanyol dan Persib di Super League 2026
Final Piala Dunia 2026: Spanyol juara, Messi mati kutu, Enzo kartu merah, Inggris posisi 3
Persib resmi rekrut Mariano Peralta, cek profil dan statistik

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:52 WIB

Hari ini Persib vs Arema FC di Piala Presiden 2026, ujian pertama pemain asing baru

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:52 WIB

Pelatih Persija Shin Tae Yong dihukum 10 tahun larangan melatih

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:28 WIB

Nomor 1 asal Sukabumi, ini 5 pebulutangkis Indonesia dinaturalisasi negara lain

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:19 WIB

Argentina tuan rumah Piala Dunia 2030, ini daftar 6 negara lolos otomatis

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:26 WIB

Profil Inés Garcia Santos dan kisah cinta dengan pesepakbola Muslim Lamine Yamal

Berita Terbaru

Serba bambu, peneliti ITB kembangkan rumah bambu modular tahan gempa bumi - ITB

Teknologi

Peneliti ITB kembangkan rumah bambu interlock tahan gempa bumi

Minggu, 26 Jul 2026 - 17:37 WIB

Ilustrasi seorang warga miskin menjadi terdakwa di pengadilan - sukabumiheadline.com

Hukum

Hukum di Indonesia seperti golok, Mantan Ketua MK: Suram

Minggu, 26 Jul 2026 - 03:40 WIB