Miris, naik 600%! Membanding jumlah TKW asal Kabupaten Sukabumi 5 tahun terakhir

- Redaksi

Selasa, 9 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi calon pekerja migran atau tenaga kerja wanita antre naik pesawat - sukabumiheadline.com

Ilustrasi calon pekerja migran atau tenaga kerja wanita antre naik pesawat - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Fakta miris terungkap dalam data Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi. Data terbaru menunjukkan jika jumlah calon tenaga kerja wanita (TKW) naik 600% lebih.

Mengutip dari jurnal berjudul Tenaga kerja wanita (TKW) dan perubahan sosial yang disebabkannya dari website resmi Universitas Negeri Malang, alasan utama wanita menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) adalah faktor ekonomi.

Penghasilan yang jauh lebih besar di luar negeri dibandingkan di dalam negeri menjadi daya tarik utama untuk memperbaiki taraf hidup keluarga, melunasi utang, atau membiayai pendidikan anak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain masalah finansial, rendahnya tingkat pendidikan menjadi salah satu faktor pendorong banyak perempuan Sukabumi kesulitan mendapatkan pekerjaan formal yang umumnya mensyaratkan ijazah minimal SMA.

Faktor lainnya, adalah minimnya lapangan kerja. Ketimpangan antara jumlah pencari kerja dan ketersediaan lapangan pekerjaan di daerah asal membuat mereka memutuskan pergi ke negeri orang.

Selain itu, tidak sedikit di antaranya adalah adanya keinginan untuk mandiri. Perempuan, termasuk ibu rumah tangga, untuk mandiri secara finansial hingga membantu beban suami.

Membanding jumlah TKW asal Kabupaten Sukabumi 5 tahun terakhir

Berikut adalah perbandingan Jumlah Calon TKI/TKW yang Sudah Diseleksi per Bulan Menurut Jenis Kelamin di Kabupaten Sukabumi, 2025, dikutip sukabumiheadline.com, Selasa (9/6/2026).

Pada 2020, jumlah calon TKI/TKW terseleksi sebanyak 41 laki-laki dan 203 perempuan, total 244 orang. Satu tahun kemudian, jumlah tersebut menurun hingga hanya 161 orang (2021). Namun, angkanya melonjak pada 2025 hingga total sebanyak 1.148 orang.

  • 2021: Laki-laki 52 orang, dan 109 Perempuan, Total 161 orang
  • 2022: Laki-laki 515 orang, dan 489 Perempuan, Total 1.004 orang
  • 2023: Laki-laki 298 orang, dan 869 Perempuan, Total 1.167 orang
  • 2024: Laki-laki 401 orang, dan 741 Perempuan, Total 1.142 orang
  • 2025: Laki-laki 369 orang, dan 779 Perempuan, Total 1.148 orang

Berita Terkait

Merinci pemilik saham semen SCG Sukabumi, dari SSO hingga pemerintah Tailan
Membanding pengeluaran perkapita pria dan wanita Sukabumi, laki-laki lebih boros
Kisah hidup Nani Adiwijaya: Dari rahimnya lahir menteri dan dirut BUMN asal Sukabumi
Sengkarut HGU PT Citimu: Restu Bupati Sukabumi, dugaan main uang, hingga lapor Ombudsman RI
Terbesar di Sukabumi, 184 hektare hutan terbakar di Jawa Barat
Jumlah wanita Sukabumi lebih sedikit ketimbang pria, ternyata bukan karena kematian
Menghitung angka drop out pelajar di Kabupaten Sukabumi 2026: SD juara 3, SMP dan SMA?
Profil Wilhelmina, Ratu Belanda yng enggan melihat warga Sukabumi bahagia

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 04:38 WIB

Merinci pemilik saham semen SCG Sukabumi, dari SSO hingga pemerintah Tailan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Membanding pengeluaran perkapita pria dan wanita Sukabumi, laki-laki lebih boros

Selasa, 25 Agustus 2026 - 02:30 WIB

Kisah hidup Nani Adiwijaya: Dari rahimnya lahir menteri dan dirut BUMN asal Sukabumi

Senin, 24 Agustus 2026 - 04:00 WIB

Sengkarut HGU PT Citimu: Restu Bupati Sukabumi, dugaan main uang, hingga lapor Ombudsman RI

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Terbesar di Sukabumi, 184 hektare hutan terbakar di Jawa Barat

Berita Terbaru

Jan Koum, pendiri WhatsApp - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Inspirasi

Kisah hidup Jan Koum, pendiri WhatsApp yang mantan tukang sapu

Senin, 31 Agu 2026 - 05:56 WIB

Ilustrasi guru sedang mengajar di kelas - sukabumiheadline.com

Sukabumi

PPPK Kabupaten Sukabumi tolak tes ulang dan batas usia 35 tahun

Minggu, 30 Agu 2026 - 19:02 WIB

Ilustrasi perempuan sedang duduk di dalam bus - sukabumiheadline.com

Tak Berkategori

Armada dan rute Sukabumi – Bandara Husein Sastranegara Bandung

Minggu, 30 Agu 2026 - 04:42 WIB