sukabumiheadline.com – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyampaikan rencana pemberlakuan diskon tarif tol selama empat hari di momen Idul Fitri 1447 H atau Lebaran 2026. Adapun, empat hari pemberlakuan diskon tarif tol tersebut terdiri dari dua hari pada saat arus mudik dan dua hari pada saat arus balik.
Secara umum, kata Dody, besaran diskon tol berkisar 30 persen untuk semua golongan kendaraan dan diberikan kepada pengguna jalan tol.
“Secara umum, waktu penerapan diskon tarif tol akan dilaksanakan selama 4 (empat) hari pada tanggal 15 sampai dengan 16 Maret 2026 (Arus Mudik) dan 26 sampai dengan 27 Maret 2026 (Arus Balik),” ujar Dody, dikutip dari Antara, Selasa (3/3/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dody mengatakan, diskon tol diberikan kepada pengguna yang melakukan perjalanan jarak jauh (barrier gate to barrier gate), menggunakan metode pembayaran uang elektronik.
Namun, diskon tol tersebut tidak berlaku apabila transaksi dengan saldo uang elektronik tidak mencukupi atau tidak terbaca asal dan golongan kendaraan.
Untuk informasi, diskon tol berlaku selama empat hari, yakni pada 15-16 Maret (Arus Mudik) dan pada tanggal 26-27 Maret (Arus Balik), kecuali Ruas Tol Tangerang-Merak (12-13 Maret 2026 dan 31 Maret-1 April 2026).
Adapun untuk ruas Kayuagung-Palembang (tambahan 14, 28, dan 29 Maret 2026), dan Ruas Tol Cimanggis-Cibitung (21-22 Maret 2026).
Selain itu terdapat Ruas Tol Becakayu yang telah memberikan diskon dynamic pricing 10-20 persen hingga 31 Maret 2026, dan Ruas Tol Cibitung-Cilincing telah memberikan diskon 12-44 persen khusus kendaraan Golongan II-V sampai dengan 30 April 2026.
“Penerapan diskon tarif tol sebenarnya bertujuan hanya untuk menghindari penumpukan berlebih di hari H,” kata Dody.
“Dengan adanya diskon diharapkan pemudik melakukan mudik dan balik lebih awal dari waktu prakiraan puncak arus mudik, dan juga lebih banyak kendaraan roda empat yang menggunakan tol agar dapat mengurangi beban di jalan nasional,” ujarnya.
Untuk diketahui, Badan Usaha Jalan Tol (BPJT) akan memberlakukan diskon 20 persen untuk Jalan Tol Trans Jawa pada periode arus balik, yang semula hanya berlaku untuk tarif terjauh di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, kini akan berlaku untuk perjalanan menerus dari Semarang s.d Jakarta, dengan melakukan tap in di GT Kalikangkung Jalan Tol Batang-Semarang dan melakukan tap out di GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek. (Dok. Jasa Marga)
Terdapat 29 ruas Jalan Tol yang akan menerapkan diskon tarif tol pada Periode Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M. Ke-28 ruas tersebut meliputi Koridor Jabodetabek 4 (empat) ruas Jalan Tol, Koridor Trans Jawa 10 (sepuluh) ruas Jalan Tol, Koridor Non Trans Jawa 4 (empat) ruas Jalan Tol, dan Koridor Trans Sumatera 11 (sebelas) ruas Jalan Tol.
Namun sayangnya, pengguna Jalan Tol Ciawi-Sukabumi (Cisuka) tidak termasuk yang mendapatkan diskon tarif tol tersebut. Dengan demikian, tarif jalan tol yang populer disebut Jalan Tol Bocimi itu berlaku tarif normal.
Daftar ruas tol yang menerapkan diskon tarif:

- Tol Tangerang – Merak
- Tol Jakarta – Cikampek
- Tol Japek Elevated (MBZ)
- Tol Cikampek – Palimanan
- Tol Palimanan – Kanci
- Tol Kanci – Pejagan
- Tol Pejagan – Pemalang
- Tol Pemalang – Batang
- Tol Batang – Semarang
- Tol Semarang ABC
- Tol Bakauheni – Terbanggi Besar
- Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayuagung
- Tol Kayuagung – Palembang
- Tol Indralaya – Prabumulih
- Tol Pekanbaru – Dumai
- Tol Pekanbaru – Bangkinang – Koto Kampar
- Tol Belawan – Medan – Tanjung Morawa
- Tol Medan – Kualanamu – Tebing Tinggi
- Tol Indrapura – Kisaran
- Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat
- Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 2–6
- Tol Cikampek–Purwakarta–Padalarang (Cipularang)
- Tol Padalarang–Cileunyi (Padaleunyi)
- Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu)
- Tol Krian-Legundi-Bunder
- Tol Cimanggis – Cibitung
- Tol Kelapa Gading – Pulo Gebang
- Tol Becakayu
- Tol Cibitung-Cilincing









