Tanjakan Dini Sukabumi Kembali Makan Korban, Sopir Truk Tewas

- Redaksi

Selasa, 10 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Truk masuk jurang di Tanjakan Dini Sukabumi, sopir tewas. l Istimewa

Truk masuk jurang di Tanjakan Dini Sukabumi, sopir tewas. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Tanjakan Dini di Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat kembali memakan korban jiwa, setelah truk pengangkut besi ulir mengalami kecelakaan tunggal, Selasa (10/10/23) pagi.

Menurut Kanit Gakkum Polres Sukabumi, Iptu Fajar Yanuar mengatakan, pengemudi truk colt diesel bernomor polisi B 9930 KQB itu, Bambang Ariyanto, tewas di tempat yang menjadi jalur Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (CPUGG) itu.

Baca Juga :  Jalan di Sukabumi Cepat Rusak, Dosen Teknik Sipil Universitas Nusa Putra Kritisi Penyebabnya

“Mobil menuju Puncak Darma. Diduga tidak kuat menanjak, mobil mundur kembali dan hilang kendali,” jelas Fajar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fajar menambahkan, mobil mundur hingga terperosok ke dalam jurang sedalam lima meter. Selain sopir, truk itu juga membawa kernet yang bernama Luky Februandi, warga Kampung Bojo Negara RT 01/03, Desa Sigaluh, Kecamatan/Kabupaten Banjarnegara.

Baca Juga :  Kisah Pria Pemalu yang Berubah Beringas di Cimanggu Sukabumi

“Kernet selamat hanya mengalami luka ringan. Sedangkan sopir mengalami luka berat di bagian kepala. Korban kira evakuasi ke kamar jenazah RSUD Palabuhanratu menunggu pihak keluarga,” tandasnya.

Sementara, kernet truk terlihat menangis saya menelpon keluarga mengabarkan kematian sopir truk. Ia terlihat menangis sambil berbicara dengan seseorang di balik telepon.

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur
Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit
Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi
Terlilit utang, sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal
Lereng Gunung Salak di Cidahu Sukabumi dirusak, eks menteri ini ngamuk
Jengkel terlalu banyak, pria Sukabumi ini cabut tiang jaringan internet milik MyRepublic Indonesia
Selalu waspada, 44 bencana hantam Sukabumi sepanjang Januari 2026

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:24 WIB

Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit

Senin, 2 Februari 2026 - 00:01 WIB

Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?

Minggu, 1 Februari 2026 - 02:28 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi

Sabtu, 31 Januari 2026 - 22:07 WIB

Terlilit utang, sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal

Berita Terbaru

Ilustrasi hutan kota di antara permukiman penduduk - sukabumiheadline.com

Jawa Barat

Bupati di Jawa Barat ini wajibkan 1 kecamatan 1 hektar hutan

Kamis, 5 Feb 2026 - 14:49 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131