Tebing Longsor di Ciemas Sukabumi Timbun Motor Warga

- Redaksi

Kamis, 16 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMIHEADLINE.com l CIEMAS – Hujan deras yang mengguyur sejak Rabu (15/2) pagi hingga malam hari mengakibatkan tebing di tanjakan Cipeucang, berada di Kampung Cipeucang, Desa Mekarsakti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi longsor.

Berdasarkan informasi dihimpun, tebing longsor terjadi sekitar pukul 18.45 WIB diperkirakan memiliki ketinggian sekitar 3- 4 meter dengan panjang diperkirakan 30 – 50 meter.

Dalam peristiwa itu, satu pemotor yang berboncengan dua orang nyaris tertimbun material longsoran berupa tanah dan batu, namun beruntung keduanya berhasil selamat.

Entis Sutisna, KSPPJJ (Kepala Satuan Pemeliharaan Jalan dan Jembatan) Dinas Binamarga UPTD 2 Provinsi Jabar mengatakan peristiwa tebing longsor terjadi ruas jalan Waluran-Malereng-Palangpang KM BDG 209+00 di Tanjakan Cipeucang, Desa Mekarsakti, Kecamatan Ciemas.

“Sementara jalan tertutup dengan longsoran, imbauan bagi masyarakat yang melintas baik ke arah Ciwaru atau pun sebaliknya ke Tamanjaya, sementara tidak bisa dilewati,” ungkapnya.

“Kami dari pihak Binamarga, URC, Unit Reaksi Cepat kami dari Binamarga sudah diturunkan berjaga untuk jangan sampai masyarakat atau pengguna jalan supaya jangan melewati ke arah situ,” sambungnya.

Baca Juga :  Batu Kujang Cicurug Sukabumi Top 10 untuk Dikunjungi Versi Situs Amerika Serikat

Sesaat peristiwa terjadi kata Entis, pihaknya bersama unsur terkait lainnya sempat tertahan dan tidak bisa mendekati lokasi kejadian, pasalnya hujan deras masih mengguyur sehingga dikhawatirkan terjadi longsor susulan.

“Seluruh badan jalan tertutup, ada dua pengendara, motornya tertimbun, orangnya alhamdulillah selamat, luka-luka, sekarang masih dirawat,” jelasnya.

“Upaya kami dari Binamarga sudah menurunkan alat, sekarang sedang mobilisasi satu unit beko, satu unit build loader sama dua unit dump truck,” tandasnya.

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur
Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit
Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi
Terlilit utang, sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal
Lereng Gunung Salak di Cidahu Sukabumi dirusak, eks menteri ini ngamuk
Jengkel terlalu banyak, pria Sukabumi ini cabut tiang jaringan internet milik MyRepublic Indonesia
Selalu waspada, 44 bencana hantam Sukabumi sepanjang Januari 2026

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:24 WIB

Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit

Senin, 2 Februari 2026 - 00:01 WIB

Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?

Minggu, 1 Februari 2026 - 02:28 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi

Sabtu, 31 Januari 2026 - 22:07 WIB

Terlilit utang, sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:12 WIB

Lereng Gunung Salak di Cidahu Sukabumi dirusak, eks menteri ini ngamuk

Berita Terbaru

Ilustrasi buruh sedang menjahit di pabrik garmen - sukabumiheadline.com

Bisnis

Menghitung jumlah pabrik garmen di Sukabumi

Rabu, 4 Feb 2026 - 04:57 WIB

UMKM

Ini 22 kecamatan penghasil kopi Sukabumi terbanyak

Rabu, 4 Feb 2026 - 00:27 WIB

Ilustrasi perkebunan kelapa sawit - sukabumiheadline.com

Nasional

Prabowo sebut kelapa sawit tanaman ajaib, dikritik PDIP

Selasa, 3 Feb 2026 - 17:48 WIB