Tengak minuman suplemen dicampur alkohol 70%, 3 pemuda Sukabumi ini langsung tewas

- Redaksi

Jumat, 28 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tengak minuman suplemen dicampur alkohol 70%, 3 pria Sukabumi ini langsung tewas - Istimewa

Tengak minuman suplemen dicampur alkohol 70%, 3 pria Sukabumi ini langsung tewas - Istimewa

sukabumiheadline.com – Tiga pria asal Kabupaten Sukabumi berinisial IR (23), DYS (26), dan D meninggal dunia setelah mengonsumsi minuman keras oplosan yang berisi racikan kandungan alkohol 70 persen dengan campuran minuman berenergi.

Insiden mematikan ini baru diketahui pada Selasa (26/6/2024) sekitar pukul 20.00 WIB. Nyawa ketiga pria Sukabumi asal Kecamatan Cisaat dan Kadudampit itu pun tak bisa terselamatkan meski sempat dilarikan ke rumah sakit.

Korban pertama, yaitu D, meninggal sekitar pukul 14.45 WIB. Kemudian, IR mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 18.10 WIB di RS Betha Medika, dan korban DYS sekitar pukul 23.55 WIB setelah dilarikan ke RSUD Syamsudin, Kota Sukabumi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah ditelusuri, polisi mendapatkan barang bukti dua botol cairan alkohol kosong dengan merek tertentu. Kedua merek botol yang berfungsi sebagai disinfektan tersebut memiliki kandungan alkohol hingga 70 persen.

“Saat ini kasus tersebut sudah dalam penyelidikan kepolisian. Satu orang saksi sudah diperiksa,” kata Kapolsek Cisaat Resor Sukabumi Kota AKP Yanto Sudiarto, Kamis (27/6/2024).

Yanto mengatakan alkohol yang ditenggak tiga pemuda itu sejatinya khusus medis. Dua merek alkohol yang ditemukan di TKP dijual bebas di apotek maupun minimarket.

“Alkohol itu kan untuk medis jadi para korban itu menyalahgunakan, padahal itu peruntukannya untuk salah satu medis,” kata Yanto.

Selain menggunakan alkohol 70 persen, para korban juga menambahkan air mineral dan 3 sachet minuman berenergi. Dua jenis alkohol dan tiga bungkus minuman energi itu turut ditemukan di TKP.

Setelah menerima laporan dari masyarakat polisi pun kemudian melakukan pengecekan ke rumah sakit tempat korban dirawat. Namun, pada saat dicek ternyata meninggal dunia.

Berita Terkait

Nestapa korban bencana Cidadap, Bupati Sukabumi kurang paham, KDM ke NTT
5 warga Palabuhanratu Sukabumi terlantar di Fiji
Polsek Kalapanunggal Sukabumi berbagi makan gratis
Ahmad Nadhi Fadilah asal Jakarta ditemukan tewas di Pantai Karangnaya Sukabumi
Hampir setahun jembatan di Cisolok Sukabumi dibiarkan rusak, ganggu ekonomi warga
Swasembada pangan, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi: Perkuat kesejahteraan petani
Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi diminta sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Pria Sukabumi gandir di jembatan, keluarga ikhlas

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:30 WIB

Nestapa korban bencana Cidadap, Bupati Sukabumi kurang paham, KDM ke NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:23 WIB

5 warga Palabuhanratu Sukabumi terlantar di Fiji

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Polsek Kalapanunggal Sukabumi berbagi makan gratis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:50 WIB

Ahmad Nadhi Fadilah asal Jakarta ditemukan tewas di Pantai Karangnaya Sukabumi

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:55 WIB

Hampir setahun jembatan di Cisolok Sukabumi dibiarkan rusak, ganggu ekonomi warga

Berita Terbaru

Vespa GTV 278 CC - Vespa

Otomotif

Vespa GTV 278 CC: Sporty dengan racing look, cek harganya

Senin, 24 Agu 2026 - 16:53 WIB