Jerit perajin tempe di Sukabumi dipicu Rupiah jeblok

- Redaksi

Kamis, 4 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tempe buatan perajin di Parungkuda, Kabupaten Sukabumi - sukabumiheadline.com

Tempe buatan perajin di Parungkuda, Kabupaten Sukabumi - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Nilai tukar Rupiah jeblok hingga Rp18.010 per Dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (4/6/2026) pagi. Namun, Rupiah kembali menguat pada penutupan Kamis sore ke Rp17.998 per Dolar AS.

Meskipun Presiden Prabowo Subianto menyebut rakyat di desa tidak memakai Dolar, namun faktanya sejumlah komoditas impor seperti kedelai terpengaruh pelemahan Rupiah dalam beberapa bulan terakhir.

Sejumlah perajin tempe di Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, mengaku sangat terdampak pelemahan Rupiah. Dampak paling terasa, harga kacang kedelai yang terus merangkak naik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain kedelai, kebutuhan produksi lainnya yang terdampak adalah harga plastik yang juga melonjak signifikan, terutama sejak pecah perang Israel dan AS melawan Iran, ditambah pelemahan Rupiah terhadap Dolar.

Perajin tempe keluhkan harga kedelai

Deretan produk tempe hasil olahan perajin di Parungkuda, Sukabumi - sukabumiheadline.com
Deretan produk tempe hasil olahan perajin di Parungkuda, Sukabumi – sukabumiheadline.com

Ditemui di kediamannya, salah seorang perajin tempe di Sundawenang, Tarmuzi, mengaku industri kecil tempe miliknya dan sejumlah perajin lain di kawasan tersebut, sangat terdampak kenaikan harga kedelai yang terjadi setiap hari seiring kenaikan nilai tukar Dolar AS terhadap Rupiah.

“Ya sangat terdampak. Sebelumnya kan hanya 9 ribu Rupiah per kilogram, sekarang sudah sampai 10.700 per kilogram di lokasi. Kalau dihitung, setiap harinya ada kenaikan sekira 100 Rupiah,” ungkap pria 56 tahun itu kepada sukabumiheadline.com, Kamis (4/6/2026).

“Perajin di sini menjerit semua. Di seluruh Indonesia mungkin sama,” imbuhnya.

Ayah tiga anak itu menampakkan, selain kedelai, kenaikan harga plastik untuk kemasan tempe paling terasa.

“Plastik itu sebelumnya kan cuma 30 ribu Rupiah per kilogram, tapi sekarang sudah 55 ribu Rupiah per kilogram. Sedangkan produksi tempe kan juga memerlukan bahan-bahan lain. Itu, belum termasuk gas elpiji ya,” jelas Tarmuzi.

Ia berharap pemerintah bisa mengembalikan harga kedelai seperti pada awal ia merintis usaha tersebut. Tarmuzi menyebut, jika harga kedelai terus naik.

“Ya harapan saya pemerintah bisa mengembalikan harga kedelai kayak dulu. Dulu kan cuma enam ribu sampai tujuh ribu Rupiah per kilogram. Atau paling tidak, kembalikan ke sembilan ribu Rupiah, sangat membantu kami untuk bertahan,” kata dia.

“Sekarang saja kami siasati dengan cara mengurangi ukuran tempe, karena harga tidak mungkin dinaikkan, itu masih membantu. Tapi kalau naik terus dan kami terpaksa harus menaikkan harga jual, kemungkinannya ya gak akan laku dan harus menutup usaha,” pungkasnya.

Berita Terkait

Batik hingga bumerang, ini 13 produk UMKM Sukabumi dikenal di mancanegara
Produksi daging dan populasi kambing di Sukabumi, ini kandungan gizi ternak para Nabi
Sukabumi berapa? Ciamis terbanyak populasi kambing di Jabar
10 kabupaten dengan populasi sapi terbesar di Jabar, Cianjur nomor 1, Sukabumi berapa?
Pria Sukabumi ini gagas Kampung Pengangguran Menuju Desa Pengangguran
Keluh kesah pedagang di pintu Tol Bocimi Seksi 2 Parungkuda Sukabumi
Produksi pisang di Jawa Barat menurut kabupaten dan kota, Sukabumi juara 2
Membanding volume produksi pisang Sukabumi dan Indonesia, jutaan kuintal!

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:55 WIB

Jerit perajin tempe di Sukabumi dipicu Rupiah jeblok

Senin, 1 Juni 2026 - 03:00 WIB

Batik hingga bumerang, ini 13 produk UMKM Sukabumi dikenal di mancanegara

Minggu, 31 Mei 2026 - 00:01 WIB

Produksi daging dan populasi kambing di Sukabumi, ini kandungan gizi ternak para Nabi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:12 WIB

Sukabumi berapa? Ciamis terbanyak populasi kambing di Jabar

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:00 WIB

10 kabupaten dengan populasi sapi terbesar di Jabar, Cianjur nomor 1, Sukabumi berapa?

Berita Terbaru

Tempe buatan perajin di Parungkuda, Kabupaten Sukabumi - sukabumiheadline.com

UMKM

Jerit perajin tempe di Sukabumi dipicu Rupiah jeblok

Kamis, 4 Jun 2026 - 23:55 WIB