Ini draf kesepakatan Iran – AS, termasuk soal aset US$ 12 Miliar

- Redaksi

Minggu, 31 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi perang Iran melawan Amerika Serikat - sukabumiheadline.com

Ilustrasi perang Iran melawan Amerika Serikat - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Usulan nota kesepahaman (MoU) antara Iran dan Amerika Serikat (AS) mencakup kesepakatan pencairan aset Iran senilai US$ 12 miliar yang selama ini dibekukan. Demikian diungkap media pemerintah Iran pada Sabtu (30/5/2026) seperti dikutip dari CNA.

Laporan tersebut mengutip draf dari nota kesepahaman itu. Sementara itu, laporan serupa yang ditayangkan televisi pemerintah Iran awal pekan ini, meskipun dibantah Gedung Putih dan disebut sebagai “rekayasa”.

Laporan itu muncul sehari setelah Presiden AS Donald Trump menyampaikan versinya sendiri secara rinci mengenai potensi kesepakatan yang bertujuan menghentikan perang antara kedua negara. Namun, sejumlah poin utama dalam penjelasan Trump juga telah dibantah oleh sumber-sumber Iran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Laporan televisi pemerintah Iran pada Sabtu menyebutkan, “AS telah berjanji memberikan Iran akses penuh terhadap asetnya senilai US$ 12 miliar dalam waktu 60 hari, sehingga sumber daya tersebut dapat ditransfer dan digunakan melalui bank-bank di tujuan yang diinginkan Iran tanpa pembatasan.”

Dalam penjelasannya mengenai kesepakatan tersebut pada Jumat (29/5/2026), Trump menegaskan bahwa ‘tidak akan ada dana yang dicairkan hingga pemberitahuan lebih lanjut’. Pernyataan itu segera dibantah oleh laporan media Iran yang mengutip sumber-sumber yang mengetahui persoalan tersebut.

Awal pekan ini, seorang sumber mengatakan kepada AFP bahwa kepala bank sentral Iran merupakan bagian dari delegasi yang mengunjungi Qatar untuk membahas dana Iran yang dibekukan, yang disebut dalam MoU sebagai bagian dari kemungkinan kesepakatan final.

Laporan televisi pemerintah Iran pada Sabtu juga menyebutkan bahwa Teheran akan tetap mengelola Selat Hormuz, yang telah diblokade Iran sejak dimulainya perang dan memicu gejolak di pasar global.

Pada Jumat, Trump mengatakan bahwa Iran akan membuka kembali selat tersebut “untuk lalu lintas pelayaran tanpa hambatan”. AS berulang kali menegaskan bahwa tidak dapat menerima jika Iran tetap mempertahankan kendali atas jalur vital pengiriman energi tersebut.

 

Berita Terkait

Senator AS pro Israel Lindsey Graham tewas mendadak, pembalasan Iran dimulai?
Akhirnya Menlu Sugiono diterima Menteri Luar Negeri Iran
Iran tak izinkan Dubes RI di Tehran hadiri pemakaman Ali Khamenei
Hanya utus dubes di pemakaman Ali Khamenei, eks Menlu kritik keras pemerintah RI
RI hanya diwakili Dubes di Iran, daftar negara hadiri pemakaman Ali Khamenei
Benjamin Netanyahu mau dilengserkan
Pengusaha konveksi China produksi kaos bertuliskan “Boycott China” untuk dijual di AS
Iran-AS damai, ini bocoran 14 butir kesepakatan
Tag :

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 00:40 WIB

Senator AS pro Israel Lindsey Graham tewas mendadak, pembalasan Iran dimulai?

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:13 WIB

Akhirnya Menlu Sugiono diterima Menteri Luar Negeri Iran

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:23 WIB

Iran tak izinkan Dubes RI di Tehran hadiri pemakaman Ali Khamenei

Senin, 6 Juli 2026 - 07:33 WIB

Hanya utus dubes di pemakaman Ali Khamenei, eks Menlu kritik keras pemerintah RI

Minggu, 5 Juli 2026 - 08:52 WIB

RI hanya diwakili Dubes di Iran, daftar negara hadiri pemakaman Ali Khamenei

Berita Terbaru

Ilustrasi kemacetan lalu lintas menuju ke pantai - sukabumiheadline.com

Ekonomi

Warga Sukabumi masuk Top 10 pemilik mobil terbanyak

Senin, 13 Jul 2026 - 23:38 WIB