sukabumiheadline.com – Sebanyak 20 dokter muda mendapat penugasan khusus untuk bertugas di sejumlah desa di wilayah Jawa Barat, termasuk di Kabupaten Sukabumi, Rabu (1/4/2026).
Program Dokter Desa adalah insiatif Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menempatkan dokter umum di desa-desa yang membutuhkan, terutama di daerah terpencil atau tertinggal, guna meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat desa.
Dalam upacara pelepasan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Zahrotur Rusyda Hinduan, pada Pelepasan Dokter Program Dokter Desa Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Universitas Padjadjaran Tahap 3 Tahun 2026 di Bale Sawala, Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, berpesan agar mereka menjalankan tugasnya secara profesional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ke-20 dokter muda ini terdiri dari 19 dokter muda lulusan Fakultas Kedokteran Padjadjaran (Unpad) dan 1 dokter muda lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon.
”Kami harap mohon jalankan profesionalisme, empati, dan integritas, serta jadilah representasi terbaik almamater di tengah masyarakat,” ujar Zahrotur Rusyda dikutip sukabumiheadline.com dari MediaUnpad.
Sementara Dekan FK Unpad, Prof. Dr. Vitriana, dr., Sp.KFR., memaparkan, para dokter ini akan mengabdi di 20 desa yang tersebar di Kabupaten Bandung, Ciamis, Indramayu, Tasikmalaya, Subang, Sumedang, Kuningan, Majalengka, Garut, Purwakarta, Sukabumi, dan Karawang.
Pada gelombang ini, terdapat tiga penguatan untuk pada dokter yang diutamakan yaitu pendampingan dosen, penguatan kegiatan UKM berbasis komunitas, dan kontribusi mahasiswa Unpad.
”Diharapkan sinergi ini memberikan manfaat yang lebih nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat proses pembelajaran,” papar Prof. Vitriana.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, dr. Raden Vini Adiani Dewi, M.MRS., mengapresiasi keterlibatan para dokter muda dalam program Dokter Desa ini dan berharap mereka dapat berkontribusi dengan baik untuk pengabdian masyarakat.
”Selamat bertugas, jaga kesehatan, jaga nama baik profesi, jadilah cahaya bagi kesehatan masyarakat desa,” ujar dr. Vini.
Turut hadir dalam acara pelepasan ini Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Transformasi Digital, Keuangan dan Pengelolaan Bisnis Unpad, Prof. Dr. Maman Setiawan dan jajaran pimpinan dan perwakilan Dinas Kesehatan di Jawa Barat.
Unpad bersama Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon, Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung (Unisba), dan Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha Bandung, menjalin kerja sama terkait penyediaan dokter pada program Dokter Desa ini.
Pada tahap 1, program ini telah memberangkatkan 21 dokter pada 1 September 2025. Tahap 2, diberangkatkan 16 dokter pada 7 Oktober 2025. Dan tahap 3 pada 1 April 2026 ini, diberangkatkan 20 dokter.








