Mindshift 5: Kreasi Wargi: IPB University bekali eks TKI Sukabumi hilirisasi budidaya lele

- Redaksi

Rabu, 16 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mindshift 5: Kreasi Wargi: IPB University bekali eks TKI Sukabumi hilirisasi budidaya lele - Humas IPB

Mindshift 5: Kreasi Wargi: IPB University bekali eks TKI Sukabumi hilirisasi budidaya lele - Humas IPB

sukabumiheadline.com – Tim Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Institut Pertanian Bogor (IPB) University membekali purna pekerja migran asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, hilirisasi budidaya lele, Rabu (16/9/2026).

Pembekalan keterampilan hilirisasi terpadu hasil budidaya lele tersebut mulai dari pengolahan melalui system integrated multi-tropic agriculture dari tim program kreatifitas mahasiswa bidang pengabdian kepada masyarakat dari Kampus IPB University.

Perwakilan Tim Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) IPB University Soni Kurniawan, menyebutkan program bertajuk “Mindshift 5: Kreasi Wargi” merupakan bagian dari program Mindshift (Mindset & Independent) yang menekankan pentingnya hilirisasi hasil budidaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setelah memahami proses budidaya lele secara berkelanjutan, peserta diajak mengembangkan kreativitas dalam mengolah hasil panen menjadi berbagai produk kuliner yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi,” kata Sony dalam pernyataannya.

Kegiatan pendampingan perempuan pekerja migran purna itu tepatnya di Kampung Muara, Desa Jambenenggang, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi. Tim fokus pada peningkatan keterampilan pengolahan hasil budidaya menjadi produk pangan bernilai tambah.

Melalui pendekatan “learning by doing”, peserta tidak hanya mempelajari teknik pengolahan, tetapi juga didorong untuk berinovasi sesuai potensi dan kreativitas kelompok masing-masing.

Kegiatan diawali dengan pengenalan potensi nilai tambah ikan lele melalui pengolahan produk pangan, termasuk pentingnya menjaga mutu produk, menerapkan prinsip keamanan pangan, serta mengenali peluang pemasaran produk olahan sebagai bekal dalam mengembangkan usaha berbasis hasil budi daya.

Pendampingan dilakukan melalui tahapan persiapan bahan baku, pengolahan daging lele, pencampuran bahan, pembentukan patty burger berbahan dasar fillet lele, hingga teknik pengemasan produk.

Para peserta pelatihan melakukan praktik secara langsung dengan pendampingan tim PKM-PM IPB University. Setiap kelompok membuat burger fillet lele sebagai produk utama dan mengembangkan satu menu kreasi olahan lele.

Kelompok pertama menghadirkan lele krispi saus asam manis, kelompok kedua mengolah pecel lele dengan nasi liwet, sedangkan kelompok ketiga menyajikan pepes lele dengan sambal ijo.

“Peserta tidak hanya mampu mengolah hasil budidaya, tetapi juga mulai memiliki kepercayaan diri untuk menciptakan produk yang memiliki nilai jual lebih tinggi,” kata Soni.

Selain itu dibuatkan resep dan standar produksi sebagai acuan pengolahan. Resep dasar burger fillet lele dan hasil kreasi masing-masing kelompok didokumentasikan agar dapat diproduksi kembali secara konsisten dengan kualitas yang terjaga.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan evaluasi produk berdasarkan rasa, tekstur, kebersihan, tampilan produk, serta kesesuaian proses produksi.

Melalui Mindshift 5: Kreasi Wargi, Sonny dan tim berharap para peserta semakin siap mengembangkan usaha berbasis pengolahan hasil budi daya yang inovatif dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

Berita Terkait

50 UMKM Sukabumi dibantu FEB UI perluas pasar melalui pelatihan digital marketing
Tips & trik A-Z merintis usaha toko pakaian di era belanja online plus konsep promosi dan pemasaran
Dampak Program MBG terhadap produksi 22 jenis sayuran di Sukabumi
Cek keuntungannya, pemerintah: Status driver ojol adalah UMKM, bukan pegawai
Sukabumi juara 3, daftar kota dan kabupaten yang warganya paling kreatif
Harga plastik tak kunjung turun, pelaku UMKM Sukabumi menangis
Amran ingin penghasilan petani kopi setara menteri, berapa produksi di Sukabumi?
1 tahun program MBG: Menghitung produksi sayuran dan buah di Sukabumi

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 22:41 WIB

Mindshift 5: Kreasi Wargi: IPB University bekali eks TKI Sukabumi hilirisasi budidaya lele

Selasa, 8 September 2026 - 19:56 WIB

50 UMKM Sukabumi dibantu FEB UI perluas pasar melalui pelatihan digital marketing

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:43 WIB

Tips & trik A-Z merintis usaha toko pakaian di era belanja online plus konsep promosi dan pemasaran

Rabu, 12 Agustus 2026 - 01:13 WIB

Dampak Program MBG terhadap produksi 22 jenis sayuran di Sukabumi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Cek keuntungannya, pemerintah: Status driver ojol adalah UMKM, bukan pegawai

Berita Terbaru

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi tentang Pertanggungjawaban APBD 2024 dan Dana Cadangan Pilbup 2029 - Humas Setwan DPRD Kabupaten Sukabumi

Legislatif

DPRD Kabupaten Sukabumi setujui Perubahan APBD 2026

Rabu, 16 Sep 2026 - 21:37 WIB