Oknum PNS Dishub Kabupaten Sukabumi diduga lecehkan siswi PKL

- Redaksi

Selasa, 15 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pencabulan terhadap anak - sukabumiheadline.com

Ilustrasi pencabulan terhadap anak - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi berinisial TIP diduga melakukan pelecehan terhadap siswi yang tengah melakukan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di dinas tersebut. Kasus tersebut kini tengah ditangani oleh Polres Sukabumi.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi melalui Kepala BKPSDM Kabupaten Sukabumi, Ganjar Anugrah, menyebut pihaknya telah mendapatkan informasi dugaan pelecehan yang dilakukan oknum berstatus PNS tersebut.

“BKPSDM sudah menerima laporan verbal dari kepala dinas terkait. Kami juga menghormati proses dari pihak kepolisian,” kata Ganjar dalam keterangan tertulisnya, Selasa (15/9/2026) malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Ganjar, pihaknya kini tengah membentuk tim Pemeriksa Pelanggaran Disiplin PNS bersama dengan inspektorat. Jika temuan pelanggaran tersebut didapatkan, oknum PNS tersebut bakal diproses etik ASN.

“Pelecehan seksual di lingkungan kerja masuk ke dalam pelanggaran disiplin tingkat berat apabila terbukti. Sanksinya meliputi penurunan jabatan setingkat lebih rendah selama 12 bulan atau pembebasan dari jabatannya menjadi jabatan pelaksana selama 12 bulan, bisa juga pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai PNS (jika terbukti secara hukum melakukan kekerasan seksual berat/inkrah putusan pengadilan),” jelas Ganjar.

BKPSDM, kata Ganjar, menghormati proses laporan tindakan pidana dugaan pelecehan tersebut yang kini ditangani Unit Perlindungan Perempuan Dan Anak (PPA) Polres Sukabumi.

Namun, proses kode etik ASN dijalankan oleh lembaganya. Jika terbukti melakukan pelecehan dan ditetapkan menjadi tersangka atau dilakukan penahanan, status ASN-nya akan diberhentikan sementara.

“Kami akan segera memproses pemberhentian sementara sebagai ASN demi kelancaran pemeriksaan hukum dan menjaga integritas instansi,” kata dia.

“Jika belum ditahan namun proses penyidikan mengganggu pelayanan publik, dapat melakukan pembebasan tugas sementara dari jabatan manajerial agar yang bersangkutan fokus pada proses hukum,” pungkas Ganjar.

Berita Terkait

Ngeri! Rumah warga Sukabumi ambruk dipicu longsor
Gudang miras oplosan dan ilegal di Sukabumi digrebek polisi, ratusan botol disita
UI beri bantuan untuk pemulihan sosial dan lingkungan di Sukabumi
Trik pemuda Gunungguruh Sukabumi edarkan belasan ribu butir obat terlarang
Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi
Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi
Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten
Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Ngeri! Rumah warga Sukabumi ambruk dipicu longsor

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Gudang miras oplosan dan ilegal di Sukabumi digrebek polisi, ratusan botol disita

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:00 WIB

UI beri bantuan untuk pemulihan sosial dan lingkungan di Sukabumi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Trik pemuda Gunungguruh Sukabumi edarkan belasan ribu butir obat terlarang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi

Berita Terbaru

Ilustrasi dukun di Indonesia - sukabumiheadline.com

Kultur

5 cerita dan cap hitam teluh Jampang Sukabumi

Minggu, 1 Nov 2026 - 01:00 WIB

Le Minerale sponsori Persib Bandung - Ist

Nasional

Muncul seruan boikot Le Minerale dipicu video aksi

Sabtu, 31 Okt 2026 - 17:00 WIB