Kolaborasi haram dua pria Kalapanunggal dan Kabandungan Sukabumi maling domba

- Redaksi

Senin, 14 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolaborasi haram maling Sukabumi dan Bogor curi seekor domba di Kalapanunggal - Polsek Kalapanunggal

Kolaborasi haram maling Sukabumi dan Bogor curi seekor domba di Kalapanunggal - Polsek Kalapanunggal

sukabumiheadline.com – Polres Sukabumi melalui Polsek Kalapanunggal mengamankan dua tersangka dalam kasus dugaan pencurian ternak yang meresahkan peternak di Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (14/9/2026).

Kapolsek Kalapanunggal IPTU Aah Saepul Rohman mengatakan, pengungkapan kasus berawal dari temuan seekor domba milik warga di Pasar Hewan Parungkuda. Kemudian, warga kembali melaporkan dugaan pencurian ternak pada awal September 2026.

Salah satu korban merupakan Hilman Hamidin (31), peternak asal Kampung Cigoong RT 001/001, Desa Pulosari, yang kehilangan satu ekor domba.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih jauh Aah mengatakan, pihaknya langsung menindaklanjuti informasi mengenai keberadaan domba milik korban di Pasar Hewan Parungkuda.

“Awalnya kami menerima informasi dari masyarakat bahwa ada domba milik warga berada di Pasar Hewan Parungkuda,” kata Aah.

Unit Reskrim Polsek Kalapanunggal kemudian melakukan pengembangan. Dalam prosesnya, Polsek Kalapanunggal mendapat dukungan Tim Resmob Satreskrim Polres Sukabumi untuk memburu pihak yang diduga terlibat.

Setelah penyelidikan dan gelar perkara dilakukan, polisi mengamankan dua orang berinisial M dan S pada Senin di lokasi berbeda.

“Setelah kita lakukan penyelidikan, kemudian kita gelar perkara. Akhirnya pada tanggal 7 September kita berhasil mengamankan dua orang yang diduga sebagai pelaku pencurian tersebut, yaitu berinisial M dan S,” ujarnya.

Salah satu tersangka, M, diketahui merupakan warga Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal. Ia diamankan di wilayah Parung Panjang, Kabupaten Bogor. Sedangkan S yang merupakan warga Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi.

“Untuk pengamanan kita menerima di lokasi berbeda. Yang satu M diamankan di daerah Parung Panjang,” katanya.

Meski telah mengamankan dua tersangka, polisi masih mendalami peran masing-masing dalam kasus tersebut serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

“Untuk peran masing-masing masih kita dalami, masih proses pemeriksaan,” ucap Aah.

Polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu ekor domba milik korban, karung dan tali rafia yang diduga digunakan dalam aksi pencurian.

“Barang bukti yang sementara kita amankan yaitu satu ekor domba, kemudian karung dan tali rafia,” jelasnya.

Domba hasil pengamanan tersebut telah dititipkan kembali kepada pemiliknya sambil menunggu proses penyelidikan lebih lanjut.

“Untuk domba saat ini kita sudah titipkan kepada pemiliknya sambil menunggu proses penyelidikan lebih lanjut,” katanya.

Aah memastikan kedua orang tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka. Namun, penyidik masih melakukan pendalaman terhadap kemungkinan keterlibatan pihak lain.

“Masih kita lakukan pendalaman,” ujarnya.

Untuk mencegah kasus serupa kembali terjadi, Polsek Kalapanunggal meminta masyarakat dan para peternak meningkatkan sistem keamanan lingkungan, termasuk mengaktifkan kembali siskamling.

“Saya minta warga meningkatkan siskamling, keamanan lingkungan. Karena dengan semakin aktifnya warga menjaga lingkungan tentu ini akan semakin aman,” pungkasnya.

Untuk informasi, pencurian ternak di wilayah tersebut bukan kali pertama terjadi. Tercatat pada 31 Agustus 2022 silam, pencurian domba juga terjadi di Kampung Cigoong. Dalam kejadian tersebut, tujuh ekor domba hilang dan enam ekor lainnya ditemukan mati di luar kandang. Dua domba ditemukan dalam kondisi disembelih, sedangkan empat lainnya mati akibat dicekik menggunakan tali rafia.

Berita Terkait

Ngeri! Rumah warga Sukabumi ambruk dipicu longsor
Gudang miras oplosan dan ilegal di Sukabumi digrebek polisi, ratusan botol disita
UI beri bantuan untuk pemulihan sosial dan lingkungan di Sukabumi
Trik pemuda Gunungguruh Sukabumi edarkan belasan ribu butir obat terlarang
Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi
Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi
Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten
Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Ngeri! Rumah warga Sukabumi ambruk dipicu longsor

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Gudang miras oplosan dan ilegal di Sukabumi digrebek polisi, ratusan botol disita

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:00 WIB

UI beri bantuan untuk pemulihan sosial dan lingkungan di Sukabumi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Trik pemuda Gunungguruh Sukabumi edarkan belasan ribu butir obat terlarang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi

Berita Terbaru

Ilustrasi dukun di Indonesia - sukabumiheadline.com

Kultur

5 cerita dan cap hitam teluh Jampang Sukabumi

Minggu, 1 Nov 2026 - 01:00 WIB

Le Minerale sponsori Persib Bandung - Ist

Nasional

Muncul seruan boikot Le Minerale dipicu video aksi

Sabtu, 31 Okt 2026 - 17:00 WIB