sukabumiheadline.com – Tren di Indonesia pada 2026 didominasi oleh integrasi Artificial Intelegence atau AI dalam dunia kerja, adopsi teknologi ramah lingkungan, hingga pariwisata berkelanjutan.
Warna future dusk (ungu gelap futuristik) dan cloud dancer (putih lembut) menjadi tren fesyen, sementara konten video pendek, pengalaman lokal otentik, serta gaya hidup sehat holistik diprediksi semakin diminati.
Secara keseluruhan, tren 2026 mengarah pada keseimbangan antara kemajuan digital dan futuristik dan kelestarian dan keberlanjutan. Berikut adalah ulasan singkat sukabumiheadline.com tentang tren 2026 di Indonesia:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Teknologi dan Pekerjaan

Fokus pada integrasi Artificial Intelligence (AI) di tempat kerja, upskilling, dan penggunaan Multiagent Systems untuk otomatisasi bisnis. Energi terbarukan seperti panel surya diprediksi menjadi kebutuhan pokok.
Fashion dan Warna

Warna utama 2026 adalah Future Dusk (ungu gelap kebiruan) yang futuristik, dan Cloud Dancer (putih lembut/ivory). Untuk Lebaran, diprediksi tren renda berlapis dan warna soft pastel.
Pemasaran dan Konten

Video pendek (TikTok, Reels, Shorts) di bawah 60 detik tetap menjadi format utama untuk promosi UKM.
Gaya Hidup dan Kesehatan

Pendekatan kesehatan holistik yang menyeimbangkan fisik, pikiran, dan jiwa, termasuk meditasi, nutrisi, dan lingkungan yang sehat.
Ekonomi dan Pajak
Kebijakan perpajakan lebih terstruktur berbasis data (Coretax) dan fokus pada keberlanjutan ekonomi hijau.
Pariwisata (Wisata 2026)

Desa wisata yang menawarkan pengalaman otentik, serta sport tourism, misal maraton, hingga surfing akan semakin populer. Tren wisata juga didorong oleh teknologi imersif (AR/VR) untuk pengalaman personal.









