Volume kendaraan di Exit Toll Bocimi Seksi 3 tertinggi, belasan travel gelap ditindak

- Redaksi

Jumat, 20 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi travel gelap ditilang polisi - sukabumiheadline.com

Ilustrasi travel gelap ditilang polisi - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Arus mudik Lebaran 1447 H/2026 M di wilayah hukum Polres Sukabumi menunjukkan peningkatan signifikan. Sejak H-3 Idul Fitri, lonjakan kendaraan terpantau baik di jalur tol fungsional maupun jalur arteri yang menghubungkan wilayah Bogor dan Jakarta menuju Kota dan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, sejak Rabu (19/3/2026).

Menurut Kasat Lantas Polres Sukabumi, AKP Abdurrohman Hidayat, arus lalu lintas melalui Exit Toll Bocimi Seksi 3 di Karang Tengah, Kecamatan Cibadak, mencatatkan angka tertinggi dalam lima hari terakhir. Tercatat sebanyak 2.400 kendaraan keluar melalui gerbang tol tersebut untuk melanjutkan perjalanan ke berbagai tempat di Sukabumi.

“Ini merupakan angka tertinggi dibandingkan hari-hari sebelumnya. Untuk jalur arteri sendiri terpantau ramai namun tetap lancar. Mayoritas kendaraan mengalir menuju wilayah wisata, terutama arah Palabuhanratu,” jelas Abdurrohman, dikutip sukabumiheadline.com dari laman resmi Polda Jawa Barat, Jumat (20/3/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain mengatur ritme lalu lintas, Satlantas Polres Sukabumi juga menunjukkan ketegasannya dalam menegakkan aturan angkutan. Melalui patroli rutin dan pemantauan di media sosial, petugas berhasil menjaring sedikitnya 15 kendaraan travel gelap yang kedapatan mengangkut pemudik tanpa izin resmi.

“Kami rutin melakukan penindakan terhadap travel gelap. Hingga saat ini, 15 kendaraan sudah kami tilang karena melanggar aturan operasional angkutan,” tegasnya.

Tak hanya itu, pengawasan terhadap kendaraan besar sumbu tiga juga diperketat. Petugas melakukan penyekatan di kawasan strategis seperti Cibolang dan Terminal Cibadak. Kendaraan yang melanggar aturan pembatasan operasional langsung ditindak, sementara kendaraan yang diizinkan melintas diatur dengan sistem buka-tutup setiap 10 menit guna mencegah penumpukan arus.

Guna menyukseskan Operasi Ketupat Lodaya 2026, sebanyak 34 personel Satlantas disiagakan secara khusus di sejumlah titik rawan kemacetan dan kecelakaan.

Pihak kepolisian memprediksi puncak arus mudik akan terus meningkat hingga H-1 Lebaran, disusul dengan lonjakan arus wisata pada hari H hingga masa arus balik.

“Kami selalu siap siaga memastikan arus lalu lintas tetap kondusif. Kami imbau pemudik untuk tetap waspada, terutama saat melintasi jalur menuju kawasan wisata yang medannya cukup menantang,” pungkasnya.

Berita Terkait

BASB ancam tutupi Pendopo Sukabumi dengan kain kafan
Tabrakan beruntun di Cibadak Sukabumi, lebih dari Rp50 juta melayang
Innalillahi, pria asal Cicurug Sukabumi jadi korban tabrakan maut
Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 disetujui DPRD Kabupaten Sukabumi
Polda Jabar ungkap dugaan korupsi Rp9,8 miliar proyek Jembatan Cipamuruyan Sukabumi
Wanita Sukabumi sulit dapat jodoh? Ini 5 kecamatan paling banyak dihuni cowok ganteng
Lagi, keluhan tentang kemacetan lalin di Cibadak Sukabumi dan absennya pemda
DPRD Kabupaten Sukabumi dorong percepatan UHC

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:00 WIB

BASB ancam tutupi Pendopo Sukabumi dengan kain kafan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 15:44 WIB

Tabrakan beruntun di Cibadak Sukabumi, lebih dari Rp50 juta melayang

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:39 WIB

Innalillahi, pria asal Cicurug Sukabumi jadi korban tabrakan maut

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:51 WIB

Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 disetujui DPRD Kabupaten Sukabumi

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:09 WIB

Polda Jabar ungkap dugaan korupsi Rp9,8 miliar proyek Jembatan Cipamuruyan Sukabumi

Berita Terbaru