22.1 C
Sukabumi
Minggu, Mei 19, 2024

Thrust Defender 125, Motor Matic Maxi Bikin Yamaha XMAX Ketar-ketir, Cek Harganya

sukabumiheadline.com l Thrust Defender 125, diprediksi bakal...

Yamaha Zuma 125 meluncur, intip harga dan penampakan detail motor matic trail

sukabumiheadline.com - Yamaha resmi memperkenalkan Zuma 125...

Ternyata Ini Penyebab Ledakan Tabung CNG di Cibadak Sukabumi, Kepsek SD Korban Tewas

sukabumiheadline.com l Peristiwa pilu meledaknya tabung gas...

Wah, Bharada E Akui Putri Candrawathi dan Brigadir J Sering Bertukar HP

HukumWah, Bharada E Akui Putri Candrawathi dan Brigadir J Sering Bertukar HP

SUKABUMIHEADLINE.com l Sidang lanjutan Bharada E dengan agenda konfrontasi antara dirinya dengan Ricky Rizal dan Kuat Maruf berlangsung pada Rabu, 30 November 2022 di PN Jakarta Selatan.

Bharada E memberikan sebuah kesaksian di mana ternyata atasannya Putri Candrawathi dan Brigadir J kerap bertukar HP (handphone).

Kesaksian Bharada E tersebut mengungkapkan fakta baru secara terang-terangan yang membuat majelis hakim heran.

Hal tersebut diungkapkan Bharada E saat memberikan jawaban terhadap pertanyaan hakim ketua Wahyu Iman Santoso yang menanyakan jumlah ponsel yang dimiliki Brigadir J.

Awalnya Bharada E menjelaskan jika Yosua memiliki 2 ponsel, namun saat di Magelang, Eliezer mengaku melihat Yosua memegang HP Putri Candrawathi.

Bahkan saat di perjalanan Magelang menuju Jakarta, handphone milik Putri Candrawathi tersebut digunakan untuk memutar lagu sepanjangan perjalanan.

Bharada E mengungkapkan jika saat itu Brigadir Yosua mempunyai 3 buah ponsel, dimana milik pribadi Yosua sejumlah 2 ponsel, sedang ponsel satunya adalah milik Putri Candrawathi.

“Ada dua HP pribadinya almarhum, sama 1 HP-nya Ibu PC (Putri Candrawathi),” ujar Eliezer, seperti dilihat sukabumiheadline.com pada tayangan sidang di kanal YouTube pada Ahad, 11 Desember 2022.

Pernyataan Bharada Eliezer tersebut membuat hakim menjadi heran dan kaget, bagaimana bisa ponsel milik Putri Candrawathi berada di tangan Brigadir Yosua yang hanya seorang ajudan.

Enggak maksudnya, HP untuk komunikasi atau HP untuk apa? Kok antara PC dan Yosua bisa bertukar HP begitu?” tanya Wahyu Iman kepada Eliezer.

“Tidak tahu, Yang Mulia,” jawab Eliezer.

“Kalau bertukar nomor kan sudah biasa, ini bertukar HP, HP kadang dibawa PC , kadang dibawa Yosua. Lebih sering dibawa PC atau dibawa Yosua?” tambahnya.

Bharada E mengaku jika sering dibawa oleh Yosua. Namun Bharada E mengaku tidak mengetahui alasan dibalik pertukaran ponsel antara Putri Candrawathi dengan Brigadir Yosua tersebut.

“Saya tidak tahu juga kenapa, tapi itu HP-nya Ibu PC, Yang Mulia, dipegang oleh almarhum,” jelas Eliezer kepada hakim Ketua.

Wahyu Iman selaku hakim ketua juga bertanya di mana HP tersebut setelah kejadian, dan bertanya kepada Eliezer apakah saudara Ricky Rizal menemukan HP almarhum atau tidak.

“Saudara Ricky menemukan HP-nya?” tanya Wahyu.

“Saya tidak tahu, karena pada saat itu langsung bang Romer masuk,” jawab Bharada E.

Handphone milik Brigadir Yosua saat ini masih menjadi misteri keberadaannya, padahal handphone tersebut merupakan barang bukti penting yang mungkin bisa mengungkap kebenaran kasus ini.

Konten Lainnya

Content TAGS

Konten Populer