Warga Pasirbaru Sukabumi Terpaksa Kosongkan Rumah

- Redaksi

Kamis, 10 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban pergerakan tanah mengungsi. l Istimewa

Korban pergerakan tanah mengungsi. l Istimewa

sukabumiheadline.com – Sebanyak tujuh kepala keluarga dengan kurang lebih 30 jiwa di Kampung Cilengka, Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, akhirnya terpaksa harus mengosongkan rumah.

Masyarakat mengungsi akibat rumahnya terdampak pergerakam tanah yang terjadi beberapa waktu lalu, setelah wilayah Cisolok diguyur hujan deras.

Kepala Desa Pasirbaru Hidayah kepada sukabumiheadline.com mengungkapkan, sebagian masyarakat para korban pergerakan tanah mengungsi di Pantai Cikembang. “Karena memang ada saudaranya di sekitar situ dan sebagian masyarakat itu ada bermata pencaharian nelayan,” ungkapnya pada Rabu 9 Maret 2022.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nasmun lanjut Hidayah, sebagian masyarakat korban pergerakan tanah ada yang mengungsi ke Kampung Cilengka bawah yang kondisinya lebih aman. “Tapi ada juga yang masih di situ karena tidak termasuk zona merah pergerakan tanah,” terangnya.

Sejauh ini, kata Hidayah, bantuan untuk masyarakat korban pergerakan tanah sudah berdatangan, di antaranya dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sukabumi. “Kemarin datang ke desa dari Dinsos memberikan sembako. Alhamdulillah sudah disalurkan atau distribusikan,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Selasa Maret 2022 sekitar pukul 19.00 WIB malam sebanyak tujuh rumah warga di Kampung Cilengka, Desa Pasirbaru, mengalami rusak setelah terjadi pergerakan tanah.

Kerusakan rumah warga terjadi dengan berbagai kategori, mulai rusak sedang hingga berat dengan kondisi dinding dan lantai mengalami retakan, sehingga rumah terancam ambruk.

Berita Terkait

Penimbun 150 jerigen BBM bersubsidi di Simpenan Sukabumi, terancam denda Rp60 miliar
Kronologi pemuda Cicantayan Sukabumi pelaku pelecehan seksual dibekuk polisi
Punya jabatan di perusahaan, pria baju oranye ludahi jukir RSUD Palabuhanratu Sukabumi
Guru ngaji di Nyalindung Sukabumi cabuli 7 santri laki-laki
Dua remaja Cibadak Sukabumi tenggelam di Pantai Citepus, satu hilang
Dosen asal Kota Cimahi ditemukan tewas di Desa Cimahi Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi bahas Raperda IKB, dan perubahan Perumda AMTJM
Kepala BKN ingatkan Pemkab Sukabumi terkait pentingnya Manajemen Talenta ASN

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Penimbun 150 jerigen BBM bersubsidi di Simpenan Sukabumi, terancam denda Rp60 miliar

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Kronologi pemuda Cicantayan Sukabumi pelaku pelecehan seksual dibekuk polisi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Punya jabatan di perusahaan, pria baju oranye ludahi jukir RSUD Palabuhanratu Sukabumi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Guru ngaji di Nyalindung Sukabumi cabuli 7 santri laki-laki

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Dua remaja Cibadak Sukabumi tenggelam di Pantai Citepus, satu hilang

Berita Terbaru