sukabumiheadline.com l Kabar buruk bagi sopir angkot dan dan tukang ojek di Sukabumi, pemerintah berencana mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi pekan depan.
Beredar kabar, bensin Pertalite akan naik Rp2.350 per liter. Jika terjadi kenaikan, maka harga Pertalite dari Rp7.650 akan menjadi Rp10.000 per liter.
Dilansir sindonews.com, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting menyatakan bahwa terkait kenaikan harga BBM bersubsidi merupakan wewenang pemerintah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Penentuan harga merupakan kewenangan pemerintah. Sementara kami masih menunggu arahan dari pemerintah,” ujar dia.
Sebelumnya, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Panjaitan mengatakan Presiden Jokowi kemungkinan besar akan mengumumkan kenaikan harga BBM subsidi Solar dan Pertalite pekan depan.
Sebab itu, ia meminta masyarakat untuk bersiap-siap kalau nantinya pemerintah jadi menaikkan harga Pertalite dan Solar. Pasalnya, subsidi BBM yang mencapai Rp502 triliun telah membebani APBN.
“Mungkin minggu depan presiden akan mengumumkan mengenai apa dan bagaimana mengenai kenaikan harga ini. Jadi presiden sudah mengindikasikan tidak mungkin kita pertahankan demikian karena harga BBM kita termurah sekawasan dan itu beban untuk APBN,” kata kata Luhut.
Sementara, pengemudi ojek online di Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Emir Wiliantara (48) menyebut rencana kenaikan tersebut akan semakin membebani masyarakat kecil.
“Ya semakin membebani kami, rakyat kecil. Dari perusahaan potongan semakin besar, Pertalite naik, penumpang menurun. Lengkap sudah,” sindirnya.