Waspada, Jalan Penghubung 3 Desa di Curugkembar Sukabumi Amblas

- Redaksi

Sabtu, 3 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gorong gorong amblas di Curugkembar, Kabupaten Sukabumi. l Istimewa

Gorong gorong amblas di Curugkembar, Kabupaten Sukabumi. l Istimewa

sukabumiheadline.com l CURUGKEMBAR – Gara gara sering di guyur hujan, gorong gorong di ruas Jalan Kabupaten tepatnya di kampung di Kampung Cibogo RT 002/001, Desa Cimenteng, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat ambruk.

Ambruknya gorong gorong tersebut berimbas pada amblasnya di salah satu titik ruas jalan kabupaten Cikadu-Sagaranten sehingga menyisakan lobang yang menganga.

Berdasarkan informasi, beruntung dalam peristiwa bencana alam jalan amblas akibat gorong gorong ambruk tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hanya saja, menurut Manajer Pusat Pengendalian dan Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sukabumi, Entis Daeng Sutisna, amblasnya jalan tidak bisa dilewati kendaraan roda empat.

Padahal, akses jalan tersebut, kata Entis Daeng Sutisna merupakan penghubung tiga desa, sehingga banyak dilintasi warga. Untuk itu, warga berharap segera ada penanganan perbaikan gorong gorong yang ambruk.

“Petugas P2BK di lapngan bersama Forkompimcam Curugkembar beserta desa mengharapkan pemerintah pusat segera membangun gorong gorong tersebut karena sudah darurat,” ujar Entis Daeng, Sabtu (3/6/2023).

Saat ini, lanjut Daeng Sutisna, warga yang melintas baik pengguna roda dua maupun empat harus berhati hati. Agar tidak memaksakan melintas, warga sekitar membatasi aktivitas lalu lalang kendaraan.

“Kalau terlalu lama dibiarkan ini berbahaya bagi warga, apabila ada yang melintas jalan roda dua maupun empat,” jelasnya.

Sebagai upaya penangan sementara, pemerintah desa sudah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengecek ke lokasi kejadian, memberi imbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada.

“Karena jalan sudah tidak bisa dilewati kendaraan, namun sebagian memaksa melintas, ini sangat berbahaya,” ucapnya.

Berita Terkait

Pria mabuk di Sukabumi ngaku wartawan, ngamuk diduga palak guru SD, KDM turun tangan
Diintai sepekan, 518 botol miras di Cibadak, Parungkuda dan Cicurug Sukabumi disita
PPPK Kabupaten Sukabumi tolak tes ulang dan batas usia 35 tahun
Kebakaran hutan dan lahan di Sukabumi, 4 hektare hangus
Memahami Perda Kabupaten Sukabumi tentang Jasa Konstruksi: Penggolongan hingga sanksi pidana
Korban bencana terlantar, pengamat: Bupati Sukabumi jangan tunggu gubernur turun tangan
Tabrakan maut Sukabumi: Imran Nasrullah tewas di tempat
Nestapa korban bencana Cidadap, Bupati Sukabumi kurang paham, KDM ke NTT

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 13:32 WIB

Pria mabuk di Sukabumi ngaku wartawan, ngamuk diduga palak guru SD, KDM turun tangan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 23:50 WIB

Diintai sepekan, 518 botol miras di Cibadak, Parungkuda dan Cicurug Sukabumi disita

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:02 WIB

PPPK Kabupaten Sukabumi tolak tes ulang dan batas usia 35 tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:28 WIB

Kebakaran hutan dan lahan di Sukabumi, 4 hektare hangus

Rabu, 26 Agustus 2026 - 04:02 WIB

Memahami Perda Kabupaten Sukabumi tentang Jasa Konstruksi: Penggolongan hingga sanksi pidana

Berita Terbaru

Ilustrasi hubungan toxic yang selalu diwarnai pertengkaran - sukabumiheadline.com

Kesehatan

Kenali 5 ciri hubungan toxic yang harus segera diakhiri

Selasa, 1 Sep 2026 - 20:12 WIB