sukabumiheadline.com – Kabupaten Sukabumi penghasil daging ayam terbesar kedua dengan 76.635 ton, atau lebih dari 76 juta kg, menurut data Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jawa Barat (2025). Sementara posisi kesatu ditempati Kabupaten Ciamis dengan 177.870 ton, atau 177 juta kg lebih.
Jumlah produksi daging ayam di Sukabumi tersebut naik jika dibanding tahun sebelumnya, di mana pada 2024 produksi daging ayam di Sukabumi mencapai 59.604.584 kg. Sedangkan, produksi daging ayam petelur mencapai 4.713.292 kg.
Sementara itu, kebutuhan daging ayam di Kabupaten Sukabumi dipengaruhi oleh jumlah penduduk yang mencapai 2.821.619 jiwa (2024). Jika rata-rata konsumsi daging ayam secara nasional sekira 7,28 kg hingga 8 kg per kapita per tahun, maka estimasi total kebutuhan daging ayam di kabupaten ini berkisar antara 20,5 juta hingga 22,5 juta kg per tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan demikian, terdapat kelebihan produksi sekira 50 juta kg lebih, kebutuhan berbanding produksi daging ayam di Sukabumi yang mencapainya 76 juta kg lebih.
Namun, meskipun produksi daging ayam di Sukabumi lebih tinggi dari kebutuhan warga, namun harga daging ayam di Sukabumi selalu naik menjelang Ramadhan atau Idul Fitri.
Bahkan, harga daging ayam di Sukabumi terus naik dari Rp38 ribu, Rp40 ribu, Rp42 ribu, Rp44 ribu, dan kini menjelang Ramadhan kembali melonjak hingga Rp48.500 per kg di sejumlah pasar.
“Berat buat kita pedagang kecil. Bingung harus jual berapa. Bukan naik lagi, tapi harganya terbang ini mah,” kata Hendi Suhendi, seorang pemilik warung nasi kepada sukabumiheadline.com, Kamis (12/2/2026).
“Mungkin karena permintaan tinggi karena ada MBG (makan bergizi gratis) ya?,” imbuhnya.
Daftar kabupaten penghasil daging ayam terbesar di Jawa Barat, 2025
- Kabupaten Ciamis 177.870 ton
- Kabupaten Sukabumi 76.635 ton
- Kabupaten Cianjur 67.766 ton
- Kabupaten Bogor 56.632 ton
- Kabupaten Kuningan 40.803 ton
- Kabupaten Bandung 39.236 ton
- Kabupaten Cirebon 38.870 ton
- Kabupaten Majalengka 31.564 ton
- Kabupaten Tasikmalaya 28.001 ton
- Kabupaten Garut 17.107 ton









