10 Tersangka Perusuh di Kota Sukabumi Diamankan Polisi, 4 Masih di Bawah Umur

- Redaksi

Selasa, 21 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kesepuluh pelaku perusuh yang melakukan aksi pengeroyokan. l Istimewa

Kesepuluh pelaku perusuh yang melakukan aksi pengeroyokan. l Istimewa

sukabumiheadline.com l CIKOLE – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sukabumi Kota merilis pengungkapan tindak pidana pengeroyokan dan penganiayaan yang menyebabkan orang terluka dalam kurun November hingga Desember 2021. Dari sejumlah kejadian, 5 di antaranya bisa diungkap pihak kepolisian selama kurun waktu tersebut.

“Jadi ini membuktikan keseriusan Polres Sukabumi Kota untuk mengantisipasi kemudian menindak tegas terhadap pelaku penganiayaan atau pengeroyokan yang menyebabkan luka-luka,” ungkap Kapolres AKBP Sy Zainal Abidin kepada sukabumiheadline.com. Selasa (21/12/2021).

Dari lima kejadian tersebut pihak Polres Sukabumi Kota berhasil mengamankan 10 tersangka dengan barang bukti berbagai jenis senjata tajam (sajam).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari lima kejadian tersebut kami bisa mengamankan 10 tersangka di mana ada barang bukti yang diamankan, yaitu enam bilah senjata tajam dengan berbagai jenis ada corbek, patimura, kemudian celurit serta golok dan satu gir kendaraan roda dua,” tambahnya.

Dari kejadian pengeroyokan ini, empat kejadian terjadi pada dini hari dan satu kejadian pada malam hari, dari tiga wilayah berbeda.

‘Tindak kejadiannya ini kita lihat empat kejadian terjadi dini hari, dan yang satu kejadian terjadi malam hari, yaitu pukul 19.00 WIB, untuk TKP-nya dua kejadian di wilayah Citamiang, kemudian dua di Gunungpuyuh dan satu di wilayah Kabupaten Sukabumi,” paparnya.

Dari kesepuluh pelaku, empat masih di bawah umur, dan enam berusia di atas 20 tahun. Namun, dari lima kejadian ini, terdapat dua kejadian yang tidak mempunyai motif dalam aksinya.

“Untuk umur para pelaku yang kita amankan terkategori di bawah 20 tahun sebanyak empat orang dan di atas 20 tahun sebanyak enam orang. Uniknya, dari lima kejadian ini, dua kejadian di antaranya tidak memiliki motif. Artinya mereka melakukan aktivitasnya pada dini hari, bergerombol dan berkeliling di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota dengan membawa sajam. Jadi setiap mereka melihat kelompok tertentu yang kemudian sedang nongkrong di pinggir jalan, nah disitu mereka melakukan aksinya. Adapun yang tiga TKP lainnya itu memiliki motif balas dendam sakit hati, jadi sebelumnya sudah memiliki masalah lalu sakit hati kemudian mereka balas dendam,” urainya.

Masih menurut dia, sepuluh tersangka telah dilakukan pemetaan oleh pihak kepolisian, sembilan orang di antaranya merupakan anggota geng motor.

“Adapun untuk kesepuluh tersangka ini dikenakan pasal 170 ayat 1 dan 172 ayat 1 tentang pengeroyokan yang menyebabkan jatuhnya korban. Ancaman hukumannya 5-9 tahun, serta pasal 351 ayat 2 KUHP terkait dengan penganiayaan yang mengakibatkan korban luka-luka dengan ancaman maksimal 5 tahun. Dari kesepuluh tersangka tersebut, tidak ada yang berstatus pelajar,” jelas Zainal.

Ia menambahkan, dari semua kejadian, ada yang berkelompok ada juga yang beraksi sendiri. Hal itu, Menur Zainal, merupakan tindak lanjut dari pembubaran geng motor yang dilakukan oleh Forkopimda pada Mei 2021 lalu.

“Itu secara organisasi mereka bubar, tapi karakteristik kepribadian masing-masing masih ada perilaku-perilaku saat masih aktif. Oleh karena itu, aksi yang mereka lakukan bersifat kelompok-kelompok kecil. Jadi janjian berkumpul di suatu tempat, kemudian mengkonsumsi obat-obatan berbahaya sehingga kehilangan kesadaran, lalu berkeliling dan melakukan aksinya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi soroti perubahan status lahan HGU jadi HGB di Ciambar
5 tahun jadi tunawisma di Banyuwangi, Saprudin ingin pulang ke Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi ingin lahan HGB terlantar di Ciambar untuk kepentingan masyarakat
Saling bacok dua kelompok di Sukalarang Sukabumi, 5 orang diamankan
Di Sukabumi Menhan dan Wapang TNI ingatkan skill menembak dan bela diri: Mutlak
Kontrakan RBC Sukabumi digeledah, pengedar narkoba ditangkap di Cisaat
ASN Dishub Kabupaten Sukabumi akui pelecehan seksual ke 3 siswi PKL: Hanya bercanda
Ruang kerja diubah jadi room karaoke, Sekdis Dishub Kabupaten Sukabumi lecehkan 3 siswi PKL

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 10:00 WIB

Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi soroti perubahan status lahan HGU jadi HGB di Ciambar

Kamis, 24 September 2026 - 23:50 WIB

5 tahun jadi tunawisma di Banyuwangi, Saprudin ingin pulang ke Sukabumi

Kamis, 24 September 2026 - 16:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi ingin lahan HGB terlantar di Ciambar untuk kepentingan masyarakat

Rabu, 23 September 2026 - 16:00 WIB

Saling bacok dua kelompok di Sukalarang Sukabumi, 5 orang diamankan

Selasa, 22 September 2026 - 23:00 WIB

Di Sukabumi Menhan dan Wapang TNI ingatkan skill menembak dan bela diri: Mutlak

Berita Terbaru

Jersey Persib di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026/2027 (kanan) - Ist

Olahraga

Jersey, lawan dan jadwal Persib di ASEAN Shopee Cup 2026/2027

Jumat, 25 Sep 2026 - 15:35 WIB