Kepala BGN Dadan Hindayana dipecat Prabowo

- Redaksi

Selasa, 2 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BGN, Dadan Hindayana - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Kepala BGN, Dadan Hindayana - Ilustrasi sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Presiden Prabowo Subianto telah memecat Dadan Hindayana dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Keputusan ini diumumkan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.

“Pada hari ini Selasa tanggal 2 Juni tahun 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional, pertama adalah Saudara Dadan Hindayana sebagai Kepala Badan Gizi Nasional,” Pras dalam pernyataan persnya, Selasa (2/6/2026).

“Kedua, Saudara Lodewijk Paulus sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, yang ketiga Saudara Sony Sanjaya sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional,” lanjut dia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tentunya disertai dengan ucapan terima kasih atas kerja keras dedikasi selama ini di dalam membangun fondasi dan mengembangkan Badan Gizi Nasional,” imbuhnya.

Selanjutnya, posisi Dadan digantikan oleh Nanik S Deyang.

“Untuk selanjutnya, Bapak Presiden memutuskan mengangkat Saudari Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN,” kata Pras.

Untuk informasi, Dadan Hindayana dilantik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), pada Senin (19/8/2024), yang mengurusi program makan bergizi gratis Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Dadan merupakan dosen di Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB) University. Dadan tercatat menempuh pendidikan Proteksi Tanaman IPB pada 1986-1990. Ia melanjutkan pendidikannya di University of Bonn, Jerman dan lulus 1997, dan Leibniz Universität Hannover dan lulus 1997.

Menurut data Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan (Kemendikbud), Dadan memiliki jabatan fungsional sebagai lektor dengan pendidikan terakhir jenjang S3.

Beberapa karyanya antara lain Preferensi Serangan Tikus Sawah (Rattus argentiventer) Terhadap Tanaman Padi dan Keanekaragaman dan peran fungsional serangga Ordo Coleoptera di area reklamasi pascatambang batubara di Berau, Kalimantan Timur. Ia juga pernah menerbitkan sejumlah karya ilmiah, termasuk jurnal internasional.

Berita Terkait

MA nyatakan suket ijazah Gibran tak sah, Mahfud MD dorong proses pidana
Muncul seruan boikot Le Minerale dipicu video aksi
Pemuda Sunda harus berdaya di bidang ekonomi dan pendidikan
Jawa Barat raih Indonesia Muslim Travel Index Terbaik di Indonesia
4 wamen dan 3 kepala badan baru dilantik Prabowo
Pemprov Jabar bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah hingga tingkat desa
Survei CELIOS: 75% responden stres dengan kebijakan Prabowo-Gibran, direspons Gerindra
Antisipasi dampak Sesar Lembang, Pemprov Jabar berkantor di Cirebon atau Purwakarta

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 04:59 WIB

MA nyatakan suket ijazah Gibran tak sah, Mahfud MD dorong proses pidana

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Muncul seruan boikot Le Minerale dipicu video aksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Pemuda Sunda harus berdaya di bidang ekonomi dan pendidikan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Jawa Barat raih Indonesia Muslim Travel Index Terbaik di Indonesia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:00 WIB

4 wamen dan 3 kepala badan baru dilantik Prabowo

Berita Terbaru

Ilustrasi dukun di Indonesia - sukabumiheadline.com

Kultur

5 cerita dan cap hitam teluh Jampang Sukabumi

Minggu, 1 Nov 2026 - 01:00 WIB