15 kecamatan terbanyak konsumen air bersih dan volume di Kabupaten Sukabumi

- Redaksi

Jumat, 12 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi petugas sedang memasang jaringan air bersih - sukabumiheadline.com

Ilustrasi petugas sedang memasang jaringan air bersih - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Krisis global itu bernama “air layak konsumsi”. Menurut data badan dunia World Health Organization (WHO), saat ini hanya tersisa sekira 0,62% hingga 1% dari total air di bumi yang berupa air tawar dan layak dikonsumsi manusia.

Jumlah tersebut tergolong krisis global karena bumi ditutupi sekira 70% air, namun mayoritas adalah air asin di laut. Sedangakn, sumber air tawar dunia lebih banyak berupa es di kutub.

Akibatnya, sekira 2,2 miliar orang di seluruh dunia masih kekurangan akses air minum yang dikelola secara aman. Adapun beberapa negara seperti Swiss dan Finlandia menempati posisi teratas dengan kualitas air terbaik di dunia, bahkan bisa langsung diminum dari keran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Konsumen air di Kabupaten Sukabumi

Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri (AMTJM) Kabupaten Sukabumi - Ist
Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri (TJM) Kabupaten Sukabumi – Ist

Di sisi lain, konsumen air minum di Kabupaten Sukabumi jumlahnya kian meningkat yang imbasnya volume kebutuhan akan air juga terus meningkat.

Meskipun masih sering dikeluhkan pelanggan, namun pada 2025 total pelanggan air bersih dari Perumda Tirta Jaya Mandiri (TJM) Kabupaten Sukabumi sudah mencapai 60.531.

Sedangkan air yang disalurkan sebanyak 10.262.485 m3, atau jika dikalikan 1.000 liter per m3, maka sama dengan 10.262.485.000 (10,2 miliar liter lebih).

15 kecamatan pelanggan terbanyak

Jumlah Pelanggan dan Air yang Disalurkan Menurut Kecamatan di Kabupaten Sukabumi, 2025, dikutip sukabumiheadline.com dari data Perumda TJM Kabupaten Sukabumi, Jumat (12/9/2026).

  1. Palabuhanratu:
    8.543 pelanggan
    1.386.026 m3
  2. Parungkuda:
    7.020 pelanggan
    1.144.172 m3
  3. Cicurug:
    5.825 pelanggan
    925.315 m3
  4. Cikembar:
    5.398 pelanggan
    1.340.259 m3
  5. Cibadak:
    4.913 pelanggan
    916.053 m3
  6. Warungkiara:
    3.477 pelanggan
    541.969 m3
  7. Nagrak:
    3.433 pelanggan
    561.685 m3
  8. Kalapanunggal:
    3.112 pelanggan
    477.523 m3
  9. Bojonggenteng:
    3.090 pelanggan
    470.678 m3
  10. Ciambar:
    2.434 pelanggan
    421.114 m3
  11. Cisolok:
    2.396 pelanggan
    375.276 m3
  12. Cidahu:
    1.722 pelanggan
    235.786 m3
  13. Parakansalak:
    1.001 pelanggan
    142.800 m3
  14. Kabandungan:
    1.767 pelanggan
    220.024 m3
  15. Sukalarang:
    936 pelanggan
    223.865 m3

Standar kelayakan air minum 

Namun di sisi lain, layanan air Perumda TJM Kabupaten Sukabumi sendiri kerap dikeluhkan pelanggan. Dari mulai suplai yang sering tersendat, hingga kotor dan berbau.
Padahal, untuk memastikan air aman aman dikonsumsi, parameter yang digunakan meliputi aspek fisik, kimia, dan mikrobiologis, sebagai berikut:
    • Tidak Berbau & Tidak Berasa: Air minum tidak boleh berbau aneh (seperti amis atau belerang) dan harus terasa tawar.
    • Jernih & Tidak Berwarna: Harus transparan dan terbebas dari partikel tersuspensi (kekeruhan).
    • Suhu Normal: Idealnya memiliki suhu yang tidak terlalu jauh berbeda dengan suhu ruang (sekitar 10°C – 25°C).
    • TDS (Total Dissolved Solids): Menurut pedoman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), air dengan TDS di bawah 300 ppm sangat baik dikonsumsi, sedangkan di atas 1.000 ppm umumnya tidak layak minum.

Di Indonesia, kualitas dan akses air minum menjadi salah satu fokus utama target pembangunan. Anda dapat membandingkan data ketersediaan ini secara global melalui platform UNICEF.

Berita Terkait

Hari ini Pertamax naik dari Rp12.300 jadi Rp16.250, cek daftar harga BBM terbaru
5 dampak positif jika KRL Jakarta-Sukabumi sudah beroperasi
Dirut PT KAI bocorkan rencana lain di balik proyek KRL Bogor-Sukabumi
WIFI milik adik Prabowo jual internet Rp100.000
Pemerintah ungkap alasan utama bangun Jalan Tol Sukabumi-Ciranjang-Padalarang
Sukabumi-Bandung Barat naik KA Siliwangi, view indah dan tarif super murah
Proyek elektrifikasi jalur KRL Bogor-Sukabumi dikebut
Penjualan rumah non subsidi di Sukabumi melambat dan cenderung menurun

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:26 WIB

15 kecamatan terbanyak konsumen air bersih dan volume di Kabupaten Sukabumi

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:34 WIB

Hari ini Pertamax naik dari Rp12.300 jadi Rp16.250, cek daftar harga BBM terbaru

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:43 WIB

5 dampak positif jika KRL Jakarta-Sukabumi sudah beroperasi

Kamis, 4 Juni 2026 - 02:58 WIB

Dirut PT KAI bocorkan rencana lain di balik proyek KRL Bogor-Sukabumi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:28 WIB

WIFI milik adik Prabowo jual internet Rp100.000

Berita Terbaru

Standar cantik wanita Indonesia - sukabumiheadline.com

Internasional

Indonesia Top 5 negara terbanyak janda, ada AS dan Rusia

Kamis, 11 Jun 2026 - 21:37 WIB