5 Fakta Piat Supriatna, dari Lengkong Sukabumi ke Piala Dunia Amputasi 2022

- Redaksi

Kamis, 22 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMIHEADLINE.com l LENGKONG – Piala Dunia Sepak Bola Amputasi Tahun 2022 akan digelar di Istanbul, Turkiye, pada 1-9 Oktober 2022 mendatang. Untuk pertama kalinya Indonesia bertanding di ajang tersebut usai lolos babak kualifikasi di Bangladesh.

Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia diperkuat oleh pemain asal Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Piat Supriatna. Berikut 5 faktanya.

1. Diterima Presiden Jokowi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengurus Persatuan Sepak Bola Amputasi Indonesia (PSAI) serta pelatih tim nasional pada Rabu (21/9/2022) kemarin diterima Presiden Joko Widodo di Istana Negara Jakarta.

“Hari ini, saya menerima para atlet yang akan berangkat ke Turki, yang datang ke istana bersama pengurus Persatuan Sepak Bola Amputasi Indonesia (PSAI) serta pelatih tim nasional,” kata Jokowi dikutip sukabumiheadline.com dari laman resmi media sosialnya.

Jokowi menambahkan, pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga telah menyiapkan semua kebutuhan dan fasilitas bagi timnas Indonesia yang akan berlaga di Piala Dunia Sepak Bola Amputasi ini.

“Saya meminta mereka mempersiapkan diri dengan baik sehingga bisa menorehkan prestasi yang membanggakan bagi bangsa, negara, dan rakyat Indonesia,” kata Jokowi lagi.

2. Tergabung di Grup Neraka

Timnas Indonesia akan bergabung di Grup C dan bersaing dengan Inggris, Argentina, dan Amerika Serikat.

3. Diperkuat Pemain asal Lengkong Sukabumi

IMG 20220921 221512
Pemain Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia, Piat Supriatna. l @PiatSupriatna

Untuk diketahui, Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia atau Tim Garuda Indonesia Amputee Footbal (INAF) yang akan berlaga di Turki tersebut, diperkuat oleh pesepakbola amputasi asal Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Pria tersebut, adalah Piat Supriatna. Ia tercatat sebagai warga Kampung/Desa Tegallega, RT 28/05 Kedusunan II, Kecamatan Lengkong.

“Tetap doakan kami di INAF, sampai di Turki. Perjuangan kita belum selesai,” kata Piat.

4. Cerita Kaki Kiri Piat Supriatna Diamputasi 

Kisah memilukan dialami Piat Supriatna karena harus kehilangan kaki kirinya setelah menjalani operasi dan harus diamputasi pasca kecelakaan lalu lintas di daerah Semarang pada 2 April 2017 silam.

5. Awal Piat Gabung dengan INAF

Bergabungnya Piat dengan tim INAF dimulai setelah pada 1-3 Desember 2019 lalu, ia diundang menghadiri Hari Disabilitas Internasional di Jakarta.

Saat itu, Piat bertemu dengan Tim INAF, kemudian diajak bergabung latihan untuk persiapan Asian Cup Amputee Football di Selangor, Malaysia pada Februari 2020.

Berita Terkait

Membanding jumlah hadiah Piala Dunia diterima Spanyol dan Persib di Super League 2026
Final Piala Dunia 2026: Spanyol juara, Messi mati kutu, Enzo kartu merah, Inggris posisi 3
Persib resmi rekrut Mariano Peralta, cek profil dan statistik
Profil dan statistik Djibril Sidibé: Pesepakbola Muslim eks Timnas Prancis dibidik Persib
Profil dan prestasi tidak mentereng Igor Tolic sebelum jadi pelatih Persib
Haturnuhun Frans Putros, bek Timnas Irak resmi tinggalkan Persib
Jadwal final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina
Profil Ikhwan Tanamal, sudah gabung tapi bukan pemain baru Persib

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:40 WIB

Membanding jumlah hadiah Piala Dunia diterima Spanyol dan Persib di Super League 2026

Senin, 20 Juli 2026 - 05:22 WIB

Final Piala Dunia 2026: Spanyol juara, Messi mati kutu, Enzo kartu merah, Inggris posisi 3

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:54 WIB

Persib resmi rekrut Mariano Peralta, cek profil dan statistik

Minggu, 19 Juli 2026 - 00:45 WIB

Profil dan statistik Djibril Sidibé: Pesepakbola Muslim eks Timnas Prancis dibidik Persib

Sabtu, 18 Juli 2026 - 01:39 WIB

Profil dan prestasi tidak mentereng Igor Tolic sebelum jadi pelatih Persib

Berita Terbaru

Ilustrasi kawasan Chinatown - sukabumiheadline.com

Kultur

Memahami harmonisasi budaya di Chinatown Sukabumi

Selasa, 21 Jul 2026 - 17:01 WIB

Ilustrasi telur asin - sukabumiheadline.com

Kesehatan

Meskipun enak, kandungan gizi telur asin rendah

Selasa, 21 Jul 2026 - 15:44 WIB