5 fenomena alam yang sering terjadi di Sukabumi

- Redaksi

Senin, 22 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi banjir bandang menggerus pepohonan menerjang perkampungan - sukabumiheadline.com

Ilustrasi banjir bandang menggerus pepohonan menerjang perkampungan - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Fenomena alam di Sukabumi, Jawa Barat, didominasi oleh bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor akibat curah hujan tinggi dan kondisi geografisnya.

Bencana hidrometeorologi sering terjadi di wilayah selatan seperti Cisolok, Ciemas, Ciracap, Kalibunder, dan Jampang Kulon, yang memicu kerusakan infrastruktur dan pengungsian massal.

Belum lagi ancaman gempa bumi karena aktivitas sesar (Sesar Cimandiri), hingga muncul fenomena tak terduga seperti tanah retak akibat pergerakan tanah, menunjukkan kerentanan wilayah ini terhadap perubahan alam yang ekstrem.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga: 4 masalah lingkungan di Sukabumi yang tidak pernah selesai

1. Bencana Hidrometeorologi (Banjir dan Longsor)

Dampak banjir di Cisolok Kabupaten Sukabumi
Dampak banjir di Cisolok Kabupaten Sukabumi – Sukabumi Sehati

Penyebab: Hujan deras berkepanjangan dan kondisi tanah yang labil.

Lokasi Sering Terjadi: Sukabumi Selatan seperti Ciemas, Ciracap, Surade, Jampang Kulon, Cisolok, Simpenan, Kalibunder, hingga Cikembar dan Jampang Tengah.

Dampak: Rumah terendam, jembatan putus, akses jalan terputus, warga mengungsi, dan kerusakan infrastruktur publik.

Peristiwa Terbaru: Akhir 2024 dan awal 2025, terjadi banjir dan longsor besar yang merendam ratusan rumah dan memutus akses logistik di Cisolok.

Baca Juga :  5 kota/kabupaten berpenduduk terbanyak 2025 dibanding 2024, Sukabumi nambah berapa?

Baca Juga: Climate Data: Sukabumi diguyur hujan hingga akhir 2025, cek suhu harian tertinggi dan terendah

2. Aktivitas Tektonik (Gempa Bumi)

Gempa M40 di Kabandungan Kabupaten Sukabumi Kabandungan Info
Gempa M4, 0 di Desa Cipeuteuy, Kabandungan, Sukabumi – Kabandungan Info

Penyebab: Lokasi Sukabumi dilewati oleh sesar aktif, terutama Sesar Cimandiri, dari Palabuhanratu hingga sejumlah kecamatan di wilayah utara.

Dampak: Sering terjadi gempa bumi dengan magnitudo bervariasi, meskipun tidak selalu besar, tetapi menjadi ancaman rutin.

Sukabumi juga disebut sebagai daerah yang potensial terdampak gempa bumi megathrust. Baca selengkapnya: Sukabumi, Pangandaran, Tasikmalaya, Garut dan Cianjur berpotensi terdampak megathrust

3. Air Terjun Dadakan

Munculnya air terjun kecil yang tiba-tiba di area pemukiman akibat aliran air yang tidak biasa setelah hujan deras. Fenomena lebih disebabkan perilaku warga yang kerap membuang sampah sembarangan. Sehingga, menyebabkan saluran drainase menjadi mampet.

Air terjun dadakan ini selalu terjadi di wilayah Ciaul, Kota Sukabumi.

4. Tanah Retak

Bencana tanah bergerak mengakibatkan rumah ambruk - sukabumiheadline.com
Bencana tanah bergerak mengakibatkan rumah ambruk – sukabumiheadline.com

Fenomena retakan tanah yang pernah terjadi dan dianalisis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sering terkait dengan kondisi geologis setempat.

Baca Juga :  Sukabumi hasilkan 766,14 ton biji kopi, ini 22 kecamatan penghasil

Fenomena ini banyak terjadi di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi, dari mulai Palabuhanratu, Nyalindung, Bantargadung, hingga Lengkong. Baca selengkapnya: Waspada hujan di atas normal, bencana Tanah Bergerak di Sukabumi menurut pakar geologi ITS

5. Lubang misterius 

Fenomena sinkhole atau lubang misterius di Sukabumi Ist scaled
Fenomena sinkhole atau lubang misterius di Sukabumi – Ist

Fenomena sinkhole atau lubang raksasa di Sukabumi merupakan peristiwa geologi yang telah beberapa kali terjadi, terutama di Kampung Legoknyenang RT 005/002, Desa Sukamaju, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi.

Ahad, 28 April 2024, muncul sebuah sinkhole di area persawahan warga dengan kedalaman mencapai belasan meter. Peristiwa serupa juga pernah terjadi di lokasi yang sama pada April 2019 dengan diameter mencapai 16 meter dan kedalaman 12 meter. Baca selengkapnya: Tinjauan pakar geologi soal fenomena sinkhole di dunia, nomor 5 di Sukabumi

Berita Terkait: Mengingat 5 jenis bencana alam kerap terjadi dan potensi terjadi di Sukabumi

Faktor Pemicu Bencana

Ilustrasi daerah diguyur hujan deras - sukabumiheadline.com
Ilustrasi daerah diguyur hujan deras – sukabumiheadline.com

1. Perubahan Iklim: Membuat intensitas hujan ekstrem meningkat, memperparah bencana.

2. Kerusakan Lingkungan: Aktivitas seperti perizinan tambang yang berlebihan dan penebangan hutan dianggap memperbesar risiko longsor dan bencana lainnya.

Berita Terkait

Usia Harapan Hidup warga Kabupaten Sukabumi 75,12 tahun, kalah dari Garut dan Pangandaran
1 tahun Asep Japar-Andreas: Ranking IPM Kabupaten Sukabumi tetap jeblok
Kabupaten Sukabumi bukan favorit investor, meskipun punya jalan tol dan SDM/SDA melimpah
Sejarah, konsesi 50 tahun dan persentase pemegang saham Jalan Tol Ciawi-Sukabumi
Jumlah organisasi kemasyarakatan di Sukabumi: Kabupaten 666 ormas, kota?
Penduduk Sukabumi didominasi laki-laki, tapi mayoritas berumur pendek
Sukabumi berapa? Merinci pemkot dan pemkab pemilik saham bjb se-Jawa Barat dan Banten
Wanita Sukabumi diintai ancaman dan tantangan kultural, stereotip hingga kekerasan

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 04:32 WIB

Usia Harapan Hidup warga Kabupaten Sukabumi 75,12 tahun, kalah dari Garut dan Pangandaran

Selasa, 17 Februari 2026 - 17:12 WIB

1 tahun Asep Japar-Andreas: Ranking IPM Kabupaten Sukabumi tetap jeblok

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:13 WIB

Kabupaten Sukabumi bukan favorit investor, meskipun punya jalan tol dan SDM/SDA melimpah

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:30 WIB

Sejarah, konsesi 50 tahun dan persentase pemegang saham Jalan Tol Ciawi-Sukabumi

Senin, 9 Februari 2026 - 03:36 WIB

Jumlah organisasi kemasyarakatan di Sukabumi: Kabupaten 666 ormas, kota?

Berita Terbaru

Ilustrasi angkot, ojek pangkalan dan tukang becak - sukabumiheadline.com

Jawa Barat

KDM: Lebaran opang, becak, angkot libur dua pekan

Sabtu, 21 Feb 2026 - 03:43 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131