6 Menteri Diprediksi akan Di-reshuffle Jokowi Pekan Depan?

- Redaksi

Kamis, 9 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Joko Widodo. l Ilustrasi: Fery Heryadi

Joko Widodo. l Ilustrasi: Fery Heryadi

SUKABUMIHEADLINE.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) diprediksi akan melakukan reshuffle kabinetnya pada pekan depan. Prediksi tersebut dikemukakan oleh Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando EMaS.

Fernando memprediksi Jokowi akan melakukan reshuffle kabinet terhadap 6 menterinya pada pekan depan, Rabu, 15 September 2021. Ia beralasan, Jokowi kerap membuat keputusan politik, termasuk reshuffle kabinet pada hari Rabu.

Berikut daftar keenam menteri yang akan di-reshuffle oleh Jokowi, menurut Fernando seperti dilansir fajar.com, Rabu (8/9/2031).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertama, Menteri Kesehatan. Diketahui, dunia sekarang kembali dikejutkan dengan varian Covid-19 varian Mu. Agar Indonesia lebih siap menghadapi Covid-19, menurut Fernando, Jokowi membutuhkan menteri kesehatan dari kalangan dokter.

Kedua, Menteri Komunikasi dan Informatika. Sebab, Jokowi membutuhkan menteri profesional untuk berperan lebih besar di bidang informasi dan informatika.

“Ketiga, ialah Nadiem Makarim yang selama pandemi belum memiliki terobosan di bidang pendidikan, sehingga layak diganti,” kata Fernando.

Sedangkan, menteri keempat dan kelima yang layak diganti ialah Menteri Perdagangan Muhammad Luthfi dan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia.

Kedua Menteri tersebut dianggap Fernando tidak memiliki empati atas situasi yang sedang dihadapi masyarakat Indonesia.

Keenam, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto yang dinilai Fernando mulai tidak fokus karena mempersiapkan diri pada Pilpres 2024.

“Meskipun demikian, Presiden Jokowi juga harus menyoroti sejumlah menteri lain yang mulai tidak fokus, seperti Sofyan Jalil, Teten Masduki, Syahrul Yasin Limpo, Budi Karya Sumadi, dan Abdul Halim Iskandar,” pungkasnya.

Berita Terkait

Ulik tren elektabilitas 5 parpol Oktober 2025-Agustus 2026 versi Poltracking Indonesia
Gerindra: Era Prabowo jauh lebih demokratis dibanding pemerintah sebelumnya
Ketum Projo: Pemilu 2029, kalau terjadi percepatan kita siap enggak?
Mulai 2029 Pemilu Nasional dan Pemilu Daerah dipisah, begini aturannya
Distribusi Program MBG ke sekolah cukup 3 kali sepekan
MK putuskan pilkada langsung, tak ada lagi wacana oleh DPRD
Survei Puspoll Indonesia: Mayoritas masyarakat mau Pilkada langsung
Mencermati 4 misi Plt Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi dan harapan kader senior

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 23:52 WIB

Ulik tren elektabilitas 5 parpol Oktober 2025-Agustus 2026 versi Poltracking Indonesia

Rabu, 9 September 2026 - 01:33 WIB

Gerindra: Era Prabowo jauh lebih demokratis dibanding pemerintah sebelumnya

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Ketum Projo: Pemilu 2029, kalau terjadi percepatan kita siap enggak?

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:26 WIB

Mulai 2029 Pemilu Nasional dan Pemilu Daerah dipisah, begini aturannya

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:51 WIB

Distribusi Program MBG ke sekolah cukup 3 kali sepekan

Berita Terbaru

Sukabumi

Niat cek air, pria Nagrak Sukabumi tewas dalam sumur

Selasa, 29 Sep 2026 - 16:00 WIB

Seorang wanita sedang melakukan perawatan rambut di salon kecantikan - sukabumiheadline.com/AI

Hikmah

Haram, hukum menjual rambut dalam Islam

Selasa, 29 Sep 2026 - 00:01 WIB

Nissan Pixo EV - Nissan

Otomotif

Mobil mungil Nissan Pixo meluncur, cek harga dan spesifikasi

Senin, 28 Sep 2026 - 18:00 WIB