841 gugatan tahun ini, ada 7.385 putusan cerai di Kota Sukabumi 2014-2024

- Redaksi

Selasa, 24 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Pengadilan Agama (PA) Sukabumi - Istimewa

Gedung Pengadilan Agama (PA) Sukabumi - Istimewa

sukabumiheadline.com – Jumlah pasangan suami istri (pasutri) di Kota Sukabumi, Jawa Barat, yang memutuskan untuk bercerai terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.

Mengutip dari laman resmi Mahkamah Agung RI, terjadi ribuan kasus perceraian yang sudah diputuskan oleh Pengadilan Agama (PA) Sukabumi dalam kurun 2014 hingga 2024, atau 10 tahun terakhir.

Sedikitnya ada 4 faktor yang menyebabkan perceraian warga kota dengan penduduk kurang dari 400 ribu jiwa tersebut. Dikutip sukabumiheadline.com dari laman mahkamahagung.go.id antara lain:

  1. Perselisihan atau pertengkaran yang terus menerus
  2. Kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT
  3. Pihak ketiga atau perselingkuhan
  4. Faktor ekonomi

Jumlah putusan per tahun di PA Sukabumi 2014-2024

Adapun, jumlah putusan per tahun dalam kurun 2014-2024, adalah sebagai berikut:

  • 2024 sebanyak 841 putusan
  • 2023 sebanyak 858 putusan
  • 2022 sebanyak 902 putusan
  • 2021 sebanyak 731 putusan
  • 2020 sebanyak 764 putusan
  • 2019 sebanyak 777 putusan
  • 2018 sebanyak 662 putusan
  • 2017 sebanyak 600 putusan
  • 2016 sebanyak 659 putusan
  • 2015 sebanyak 305 putusan
  • 2014 sebanyak 286 putusan
Baca Juga :  Ketika Wong Solo Kecanduan Bubur Ayam Khas Sukabumi

Dengan demikian, selama 2014 hingga 2024 ada sebanyak 7.385 putusan, di mana hampir semuanya dikabulkan.


Dilarang republikasi artikel kategori Headline dan Rubrik Headline tanpa seizin Redaksi sukabumiheadline.com

Berita Terkait

Sukabumi berapa? Merinci pemkot dan pemkab pemilik saham bjb se-Jawa Barat dan Banten
Wanita Sukabumi diintai ancaman dan tantangan kultural, stereotip hingga kekerasan
Angka pengangguran Sukabumi tinggi, ini dampak ekonomi, sosial, politik dan psikologis
Membanding angka perceraian Kota dan Kabupaten Sukabumi dua tahun terakhir, pengertian dan prosedur
Syarat, tanggung jawab, jumlah bidan di Kabupaten Sukabumi dan jumlah AKI/AKB
Daftar titik rawan kecelakaan maut di Sukabumi dan pemicunya
Luas sawah di Kabupaten Sukabumi terus menyusut, ancaman bagi swasembada pangan
Melacak populasi Sapi Pasundan di Sukabumi: Karakteristik dan pemurnian genetik si jawara

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:19 WIB

Sukabumi berapa? Merinci pemkot dan pemkab pemilik saham bjb se-Jawa Barat dan Banten

Selasa, 27 Januari 2026 - 02:58 WIB

Wanita Sukabumi diintai ancaman dan tantangan kultural, stereotip hingga kekerasan

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:37 WIB

Angka pengangguran Sukabumi tinggi, ini dampak ekonomi, sosial, politik dan psikologis

Selasa, 20 Januari 2026 - 00:06 WIB

Membanding angka perceraian Kota dan Kabupaten Sukabumi dua tahun terakhir, pengertian dan prosedur

Senin, 19 Januari 2026 - 01:00 WIB

Syarat, tanggung jawab, jumlah bidan di Kabupaten Sukabumi dan jumlah AKI/AKB

Berita Terbaru

Terlilit utang, N sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal

Sukabumi

Terlilit utang, sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal

Sabtu, 31 Jan 2026 - 22:07 WIB