sukabumiheadline.com – Jumlah pasangan suami istri (pasutri) di Kota Sukabumi, Jawa Barat, yang memutuskan untuk bercerai terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.
Mengutip dari laman resmi Mahkamah Agung RI, terjadi ribuan kasus perceraian yang sudah diputuskan oleh Pengadilan Agama (PA) Sukabumi dalam kurun 2014 hingga 2024, atau 10 tahun terakhir.
Sedikitnya ada 4 faktor yang menyebabkan perceraian warga kota dengan penduduk kurang dari 400 ribu jiwa tersebut. Dikutip sukabumiheadline.com dari laman mahkamahagung.go.id antara lain:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
- Perselisihan atau pertengkaran yang terus menerus
- Kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT
- Pihak ketiga atau perselingkuhan
- Faktor ekonomi
Jumlah putusan per tahun di PA Sukabumi 2014-2024
Adapun, jumlah putusan per tahun dalam kurun 2014-2024, adalah sebagai berikut:
- 2024 sebanyak 841 putusan
- 2023 sebanyak 858 putusan
- 2022 sebanyak 902 putusan
- 2021 sebanyak 731 putusan
- 2020 sebanyak 764 putusan
- 2019 sebanyak 777 putusan
- 2018 sebanyak 662 putusan
- 2017 sebanyak 600 putusan
- 2016 sebanyak 659 putusan
- 2015 sebanyak 305 putusan
- 2014 sebanyak 286 putusan
Dengan demikian, selama 2014 hingga 2024 ada sebanyak 7.385 putusan, di mana hampir semuanya dikabulkan.