Bos Narkoba dan Prostitusi Online Kota Sukabumi Dibekuk Polisi

- Redaksi

Senin, 13 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rilis bandar narkoba dan prostitusi online. l Istimewa

Rilis bandar narkoba dan prostitusi online. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com l CIKOLE – Sembilan pria diamankan jajaran Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Sukabumi Kota dalam Operasi Antik Lodaya 2021 pada 30 November sampai 9 Desember 2021.

Dalam operasi tersebut, terungkap kasus peredaran dan penyalahgunaan narkotika dan obat berbahaya, dengan Barang bukti berupa sabu, obat ilegal berbahaya dan minuman keras.

“Sembilan tersangka ini diamankan dengan barang bukti gram sabu, 1,21 gram, 4 butir tramadol, 221 butir Hexymer, 54 butir Dexamethasome dan 23 botor minuman keras berbagai merek,” ujar Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sy Zainal Abidin, dalam rilis pengungkapan kasus kepada awak media, Senin (13/12/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‌Selain itu, barang bukti lainnya yang juga diamankan, adalah 8 handphone berbagai merek, 3 buah timbangan digital, satu unit sepeda motor merk satria FU, dua alat hisap sabu, satu buah korek api dan uang hasil penjualan berjumlah Rp149 ribu.

Baca Juga :  Wanita asal Sukabumi ini terciduk besuk suami di lapas bawa oleh-oleh sabu

Adapun kesembilan tersangka yang diamankan adalah DJ (31), KR (28), RR (21), MR (29), H (24), EN (20), NS (48), RS (18) dan AR (19).

Diketahui, tersangka DJ mengedarkan narkotika jenis kristal putih sabu dengan sistem transfer dan tempel, KR sebagai perantara transaksi penjualan narkotika jenis sabu, dan RR sebagai bandar dan juga ikut mengedarkan narkotika jenis sabu. Sedangkan MR dan H pengedar dengan cara face to face, sebagai kurir dan pengedar dalam penyalahgunaan narkotika jenis sabu,

Sementara, EN dan NS mengedarkan obat keras terbatas tanpa izin edar dengan cara berkedok prostitusi online. Para pelanggan yang akan melakukan hubungan badan diharuskan membeli dulu obat keras terbatas yang dijual tersangka. Dust tersangka lainnya, RS dan AR, mengedarkan narkotika jenis sabu secara transfer dan tempel.

Pengungkapan ini, sebut Zainal, merupakan hasil kerja keras personil Satnarkoba Polres Sukabumi Kota, bekerjasama dengan masyarakat.

Baca Juga :  Hari Kedua Operasi Zebra Lodaya 2022 Kota Sukabumi, 625 Pengendara Mendapat Teguran Keras

Adapun, modus yang digunakan tersangka dengan cara transfer dan sistem tempel, namun ada juga yang bertemu langsung di lokasi. “Selain itu, pelaku juga menggunakan lokasi kejadian sebagai tempat prostitusi wanita dan waria, dan apabila ada pelanggan datang, menyuruh membeli dulu obat-obatan tersebut sebelum melakukan hubungan badan,” tambah Zainal.

Zainal menambahkan, untuk pelaku prostitusi online diserahkan kepada Sat Reskrim guna diproses hukum.

“Para pelaku yang ditangkap melaksanakan aksi sebagai kurir maupun pengedar dengan berbeda-beda waktu, ada yang sudah selama sekira tiga bulan, empat bulan, sampai satu tahun,” pungkasnya.

Para tersangka, sebut dia, dijerat pasal 112 (1), 112 (2), 114 (2) UU RI Nomor 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 12 (dua belas) tahun sampai seumur hidup. Pasal 196, 197, dan UU RI Nomor 36/2009 tentang Kesehatan dengan ancaman maksimal 12 tahun.

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur
Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit
Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi
Terlilit utang, sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal
Lereng Gunung Salak di Cidahu Sukabumi dirusak, eks menteri ini ngamuk
Jengkel terlalu banyak, pria Sukabumi ini cabut tiang jaringan internet milik MyRepublic Indonesia
Selalu waspada, 44 bencana hantam Sukabumi sepanjang Januari 2026

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:24 WIB

Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit

Senin, 2 Februari 2026 - 00:01 WIB

Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?

Minggu, 1 Februari 2026 - 02:28 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi

Sabtu, 31 Januari 2026 - 22:07 WIB

Terlilit utang, sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131