Akhir Pekan, Soal Klasik Macet Cicurug Sukabumi, Ini Titik Kroditnya Kata Polisi

- Redaksi

Sabtu, 8 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masalah klasik kemacetan lalu lintas di Jalan Nasional Bogor-Sukabumi. l Istimewa

Masalah klasik kemacetan lalu lintas di Jalan Nasional Bogor-Sukabumi. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l CICURUG – Kemacetan lalu lintas di Kabupaten Sukabumi, sudah berlangsung puluhan tahun, dan kerap dikeluhkan para pengguna jalan, terutama roda empat. Bahkan, tak jarang soal kemacetan lalu lintas ini menjadi bahan olok-olok berupa meme dan lainnya.

Persoalan klasik dari mulai pedagang kaki lima (PKL) yang menjorok ke bahu jalan, angkutan perkotaan (angkot) yang menaikkan dan menurunkan penumpang di sembarang tempat dan truk-truk tronton dengan muatan berat yang melintas tanpa memperhatikan waktu yang telah diatur dalam Perda No. 17 tahun 2013.

Tak hanya itu, kondisi jalanan bergelombang dengan lobang jalan di banyak titik hingga rendahnya disiplin dan kesadaran para pengguna jalan dalam mematuhi aturan yang berlaku, membuat persoalan macet di Kabupaten Sukabumi, khususnya Cicurug, seakan tak kunjung dibenahi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, minimnya personel kepolisian di lapangan, juga kerap dituding menjadi salah satu penyebab kemacetan terlambat diurai.

Ditemui sukabumiheadlins.com di lokasi, Panitlantas Polsek Cicurug Ipda H. Tugino mengatakan, pihaknya sudah melakukan upaya maksimal sesuai kewenangan kepolisian dalam menangani persoalan macet tersebut.

“Kami, dari kepolisian, setiap hari selalu berupaya memberikan rasa nyaman kepada semua pengguna jalan,” kata Tugino, Sabtu (8/12/022).

Berita Terkait:

Soal Adanya Petisi Tilang Truk AQUA, Ini Janji Kadishub Kabupaten Sukabumi

Soal Petisi Tilang Truk AMDK AQUA, Ini Kata 5 Warga dari 5 Kecamatan di Sukabumi

Kasatlantas Polres Sukabumi: Ada Perda Pembatasan Jam Operasional Kendaraan Berat

Di Sukabumi Muncul Petisi: Pak Polisi, Ayo Berani Tilang Truk Aqua!!!

Menurutnya, pada saat weekend seperti saat ini, sudah berupaya memberlakukan rekayasa lalu lintas, seperti melakukan pengaturan dan pengalihan arus lalu lintas dari dan ke Sukabumi melalui jalur alternatif.

“Seperti dari arah Bogor menuju Sukabumi, ada pengalihan di persimpangan Tenjoayu, diarahkan ke jalur alternatif. Begitupun sebaliknya,” tambah dia.

Diakuinya, persimpangan dari Cicurug menuju Cidahu di Caringin, menjadi titik krodit penyebab kemacetan setiap hari.

Namun menurutnya, tidak semua persoalan yang menyebabkan kemacetan lalu lintas menjadi tanggung jawab pihak kepolisian, dari mulai penataan PKL, truk-truk besar yang melintas melanggar Perda No. 17 tahun 2013, hingga persoalan jalan rusak. “Itu bukan kewenangan kepolisian,” tandas Tugino.

Berita Terkait

Merinci pemilik saham semen SCG Sukabumi, dari SSO hingga pemerintah Tailan
Membanding pengeluaran perkapita pria dan wanita Sukabumi, laki-laki lebih boros
Kisah hidup Nani Adiwijaya: Dari rahimnya lahir menteri dan dirut BUMN asal Sukabumi
Sengkarut HGU PT Citimu: Restu Bupati Sukabumi, dugaan main uang, hingga lapor Ombudsman RI
Terbesar di Sukabumi, 184 hektare hutan terbakar di Jawa Barat
Jumlah wanita Sukabumi lebih sedikit ketimbang pria, ternyata bukan karena kematian
Menghitung angka drop out pelajar di Kabupaten Sukabumi 2026: SD juara 3, SMP dan SMA?
Profil Wilhelmina, Ratu Belanda yng enggan melihat warga Sukabumi bahagia

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 04:38 WIB

Merinci pemilik saham semen SCG Sukabumi, dari SSO hingga pemerintah Tailan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Membanding pengeluaran perkapita pria dan wanita Sukabumi, laki-laki lebih boros

Selasa, 25 Agustus 2026 - 02:30 WIB

Kisah hidup Nani Adiwijaya: Dari rahimnya lahir menteri dan dirut BUMN asal Sukabumi

Senin, 24 Agustus 2026 - 04:00 WIB

Sengkarut HGU PT Citimu: Restu Bupati Sukabumi, dugaan main uang, hingga lapor Ombudsman RI

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Terbesar di Sukabumi, 184 hektare hutan terbakar di Jawa Barat

Berita Terbaru

Ilustrasi ojek online atau ojol - sukabumiheadline.com

Bisnis

Ini 7 ojol yang tak lagi berseliweran di jalanan

Senin, 31 Agu 2026 - 17:56 WIB

Khazanah

Di balik alasan Sukabumi disebut Priangan dari Barat

Senin, 31 Agu 2026 - 09:00 WIB