Merinci pemilik saham semen SCG Sukabumi, dari SSO hingga pemerintah Tailan

- Redaksi

Senin, 31 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semen SCG - SCG

Semen SCG - SCG

sukabumiheadline.com – PT Semen Jawa Sukabumi Regency Cement Plant (SJSR-CP) atau dikenal dengan sebutan PT Semen Jawa saja, bersama PT Tambang Semen Sukabumi, adalah produsen semen dan pemasok material berbahan dasar semen bagi seluruh unit perusahaan SCG.

Seperti diketahui, PT SJSR-CP memiliki pabrik pengolahan semen yang didirikan pada 12 Juni 2007, di Jalan Pelabuhan II KM. 11, Kampung Talagasari, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Pabrik PT SJSR-CP Sukabumi tersebut merupakan plant semen terintegrasi yang menghasilkan semen dan beton, serta berfokus pada industri pembuatan semen dengan merek SCG (Siam Cement Group).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemilik saham Semen Jawa 

Meskipun beroperasi dan memiliki pabrik di Sukabumi, namun pemilik saham perusahaan ini mayoritas dikuasai asing.  Dari penelusuran sukabumiheadline.com, Senin (31/8/2026), PT SJSR-CP Sukabumi merupakan cicit perusahaan dari Siam Cement PCL.

Namun, kepemilikan saham Siam Cement PCL di PT SJSR-CP Sukabumi tidak langsung, tapi melalui anak perusahaannya, yakni The Concrete Products and Aggregate (TCPA) Co Ltd. Sementara itu, PT TCPA adalah induk dari PT Semen Jawa yang menjadi pemilik tunggal saham PT SJSR-CP Sukabumi.

Persentase pemilik saham PT SJSR-CP Sukabumi

Berdasarkan penelusuran, pemilik mayoritas saham Siam Cement PCL adalah publik dan pemerintah Tailan. Sementara sisanya dimiliki sejumlah perusahaan dan konsorsium yang semuanya berasal dari Negara Gajah Putih tersebut.

Adapun pemilik saham PT SJSR-CP Sukabumi, adalah 100% milik PT Semen Jawa. Sedangkan Semen Jawa, 97,98% sahamnya dikuasai The Concrete Products and Aggregate (TCPA) Co Ltd. TCPA sendiri 99,9% sahamnya dikuasai Siam Cement PCL.

Sementara itu, saham Siam Cement PCL dimiliki oleh empat entitas yang hampir semuanya berasal dari Tailan, yakni Pemerintah Tailan sebesar 33.64%. Namun meskipun pemerintah Tailan menjadi pemilik saham terbesar, tapi mayoritas saham Siam Cement PCL dikuasai akumulasi saham milik publik (small shareholders) hingga 52.97%.

Sedangkan pemilik saham Siam Cement PCL sisanya, adalah Thai NVDR Co Ltd yang memiliki 7.85%. Thai NVDR adalah perusahaan milik The Stock Exchange of Thailand (99.99%).

Entitas bisnis lainnya yang menjadi pemilik saham Siam Cement PCL, adalah Social Security Office (Thailand) dengan kepemilikan hingga 5.54% saham.

Berita Terkait

Membanding pengeluaran perkapita pria dan wanita Sukabumi, laki-laki lebih boros
Kisah hidup Nani Adiwijaya: Dari rahimnya lahir menteri dan dirut BUMN asal Sukabumi
Sengkarut HGU PT Citimu: Restu Bupati Sukabumi, dugaan main uang, hingga lapor Ombudsman RI
Terbesar di Sukabumi, 184 hektare hutan terbakar di Jawa Barat
Jumlah wanita Sukabumi lebih sedikit ketimbang pria, ternyata bukan karena kematian
Menghitung angka drop out pelajar di Kabupaten Sukabumi 2026: SD juara 3, SMP dan SMA?
Profil Wilhelmina, Ratu Belanda yng enggan melihat warga Sukabumi bahagia
Jumlah PHK di Sukabumi Juni 2026, nasional 32.389 kasus, terbanyak Jawa Barat

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 04:38 WIB

Merinci pemilik saham semen SCG Sukabumi, dari SSO hingga pemerintah Tailan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Membanding pengeluaran perkapita pria dan wanita Sukabumi, laki-laki lebih boros

Selasa, 25 Agustus 2026 - 02:30 WIB

Kisah hidup Nani Adiwijaya: Dari rahimnya lahir menteri dan dirut BUMN asal Sukabumi

Senin, 24 Agustus 2026 - 04:00 WIB

Sengkarut HGU PT Citimu: Restu Bupati Sukabumi, dugaan main uang, hingga lapor Ombudsman RI

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Terbesar di Sukabumi, 184 hektare hutan terbakar di Jawa Barat

Berita Terbaru

Ilustrasi guru sedang mengajar di kelas - sukabumiheadline.com

Sukabumi

PPPK Kabupaten Sukabumi tolak tes ulang dan batas usia 35 tahun

Minggu, 30 Agu 2026 - 19:02 WIB

Ilustrasi perempuan sedang duduk di dalam bus - sukabumiheadline.com

Tak Berkategori

Armada dan rute Sukabumi – Bandara Husein Sastranegara Bandung

Minggu, 30 Agu 2026 - 04:42 WIB