Pria Difabel asal Cisolok Sukabumi Hafal AlQuran dengan Hanya Mendengar dari Televisi

- Redaksi

Jumat, 28 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zaelani alias (Ekok) penyandang disabilitas asal Cisolok Sukabumi. l Dok. sukabumiheadlines.com

Zaelani alias (Ekok) penyandang disabilitas asal Cisolok Sukabumi. l Dok. sukabumiheadlines.com

SUKABUMIHEADLINES.com l CISOLOK – Meski dengan kondisi tubuh yang serba kekurangan, Zaelani alias Ekok, seorang penyandang disabilitas (difabel) asal Kampung Cilengka, Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, memiliki kelebihan khusus.

Remaja berusia 23 tahun, anak dari pasutri Sumardi (57) dan Cicin (51) ini memiliki kelebihan mampu mengingat dengan kuat hanya dengan mendengarkan. Tidak mengherankan jika ia hafal syair-syair lagu, shalawat, dan surat-surat dalam AlQuran.

Sumardi, sang ayah, mengungkapkan, Zaelani memiliki keterbatasan sejak lahir, dimana kedua kakinya terbalik ke atas menempel di dekat kepala, serta tangannya bengkok.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekarang bisa lebih lurus ke bawah, itu karena diurut sama mak berang (paraji). Belum pernah cek ke dokter. Kondisinya seperti itu dari lahir,” ujarnya saat diwawancara sukabumiheadline.com.

Dijelaskan Sumardi, dengan keterbatasannya tersebut, keseharian sang anak dalam beraktivitas tidak mampu berjalan, dan hanya mengandalkan tubuhnya dengan berguling-guling dari satu tempat ke tempat lain di rumahnya.

“Alhamdulillah kalau untuk berbicara masih bisa, daya nalar yang cukup kuat, sekali mendengar bisa langsung hafal, misalnya ayat-ayat AlQuran,” jelasnya.

“Mampu menghafal surat Al-Mulk, Yasin, Ar-Rahman, dan sejumlah surat di Juz 30 dalam AlQuran,” sambungnya.

Sementara itu, Zaelani kepada sukabumiheadline.com mengaku, bercita-cita ingin menjadi pendakwah dan juga penyanyi. “Pengen jadi penyanyi sama pendakwah, kalau nyanyi itu ngefans sama Lesti Kejora, untuk pendakwa Ustazah Mumpuni,” ungkapnya dengan raut ceria.

Ada satu keinginan Ekok, yakni ingin mempunyai parabola mini dengan jangkauan acara luar negeri. Meskipun saat ini di rumahnya sudah ada, namun menurutnya, kerap kali tayangan diblokir atau diacak.

Pengen parabola kecil supaya bisa belajar ngaji di TV, dan ingin bisa nonton sepak bola juga,” terangnya.

“Di dunia sepak bola saya ngefans berat sama Persib Bandung, kalau fans pemain Febri Haryadi dan fans pemain internasional Lionel Messi,” tandasnya.

Berita Terkait

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN
DPRD Kabupaten Sukabumi bahas transformasi Perumda AMTJM jadi perseroda
12 anak di bawah umur di Sukabumi dicabuli lansia 72 tahun, imbalan Rp2 ribu
Wafa dan Kania, dua perempuan pelajar Sukabumi tewas tenggelam di pantai
Mahasiswa KKN keluhkan jalan hancur di Cibitung Sukabumi

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:05 WIB

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:58 WIB

Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:20 WIB

Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:37 WIB

Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:10 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi bahas transformasi Perumda AMTJM jadi perseroda

Berita Terbaru

Serba bambu, peneliti ITB kembangkan rumah bambu modular tahan gempa bumi - ITB

Teknologi

Peneliti ITB kembangkan rumah bambu interlock tahan gempa bumi

Minggu, 26 Jul 2026 - 17:37 WIB