Cek Prakiraan Tinggi Gelombang Pantai Palabuhanratu Sukabumi hingga 11 Februari

- Redaksi

Minggu, 6 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Ombak Besar Terjadi di Gado Bangkong, Palabuhanratu. l Istimewa

Suasana Ombak Besar Terjadi di Gado Bangkong, Palabuhanratu. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com l PALABUHANRATU – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung mengeluarkan rilis prakiraan tinggi gelombang terjadi di wilayah pesisir pantai selatan Jawa barat.

Dalam rilis yang diterima sukabumiheadlines.com, dari Kepala BMKG Bandung Teguh Rahayu menyebut, prakiraan tinggi gelombang laut diperairan selatan Jawa Barat berlangsung dari 5 hingga 11 Februari 2022.

Dimana 5 Februari 2022 di pesisir selatan Jawa barat ketinggian ombak mencapai 1,5 meter hingga 2 meter, 6 Februari mencapai 2 meter hingga 3,5 meter.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara untuk 7 Februari ombak mencapai 2 sampai 4 meter, 8 Februari ketinggian ombak 2 sampai 3,5 meter, 9 Februari 2 sampai 3 meter, 10 Februari 2 sampai 3,5 meter dan 11 Februari 2 sampai 3 meter.

“Tingginya gelombang dipengaruhi pola angin di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Barat Daya – Barat Laut dengan kecepatan angin 8-30 knot,” ujar Teguh, Ahad (6/2/2022).

Dijelaskan Teguh, adanya prakiraan dini tinggi gelombang, bagi masyarakat yang berkepentingan ke wilayah pesisir selatan Jawa Barat, diharap agar berhati-hati dan memerhatikan rambu-rambu keselamatan. “Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG membuka layanan informasi cuaca 24 jam,” tandasnya.

Berita Terkait

Kolaborasi haram dua pria Kalapanunggal dan Kabandungan Sukabumi maling domba
Infrastruktur listrik dan internet di wilayah Pajampangan Sukabumi belum merata
Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi minta PT Prosweal Indomax Parungkuda patuhi 20 poin rekomendasi
Perhutani KPH Sukabumi dan TNGHS komitmen lindungi kawasan hutan
Rania, bayi stunting di Cikidang Sukabumi akhirnya ditangani polisi
Ratusan ASN Kota Sukabumi diperiksa terkait judol Rp1,8 miliar
Innalillahi, rumah Sekdes di Kasepuhan Sinarresmi Sukabumi ludes terbakar
KDM: Terkesan Jawa Barat hanya Sukabumi, urus atuh ku nu di handap!

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 08:09 WIB

Kolaborasi haram dua pria Kalapanunggal dan Kabandungan Sukabumi maling domba

Sabtu, 12 September 2026 - 20:00 WIB

Infrastruktur listrik dan internet di wilayah Pajampangan Sukabumi belum merata

Kamis, 10 September 2026 - 23:00 WIB

Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi minta PT Prosweal Indomax Parungkuda patuhi 20 poin rekomendasi

Kamis, 10 September 2026 - 20:01 WIB

Perhutani KPH Sukabumi dan TNGHS komitmen lindungi kawasan hutan

Rabu, 9 September 2026 - 17:10 WIB

Rania, bayi stunting di Cikidang Sukabumi akhirnya ditangani polisi

Berita Terbaru

Sebuah rumah bergaTaufiq Ismail membaca puisi di Kota Sukabumi - Fadli Zon

Kultur

Kala penyair legendaris Taufiq Ismail baca puisi di Sukabumi

Minggu, 13 Sep 2026 - 21:42 WIB