Heboh Begal Motor di Sagaranten Sukabumi, Satu Jam Diamankan Polisi

- Redaksi

Kamis, 31 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Status FB Kang Rezza dan pelaku ditangkap polisi. l Istimewa

Status FB Kang Rezza dan pelaku ditangkap polisi. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com l SAGARANTEN – Heboh di media sosial facebook, akun Kang Rezza menginformasikan telah terjadi aksi begal hingga membuat seorang warga mengalami luka bacok dan harus mendapat perawatan medis.

Dalam akun Kang Rezza menuliskan “Hati hati ka warga sadayana Sukabumi dan sekitarnya bade sasih saum seer begal bermunculan kejadian tadi malam lokasi tagog Lalay Sagaranten,” tulisnya.

Dikonfirmasi sukabumiheadlines.com melalui perpesanan aplikasi Kang Rezza mengungkapkan begal yang telah membuat warga terluka telah diamankan jajaran kepolisian. “Kejadian kemarin malam, sekarang sudah dapat begal tersebut,” singkatnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansya melalui Kapolsek Sagaranten IPTU Aap mengungkapkan pihaknya dibantu warga telah mengamankan pelaku penganiayaan tersebut berinisial SN (29 tahun), Rabu (30/03/22) malam.

“Tidak sampai satu jam, pelaku ini merupakan residivis telah berhasil kita ringkus,” ungkapnya.

Dijelaskan Aap, pelaku sebelumnya telah melakukan perampasan kendaraan roda dua milik warga berinisial SG dengan kekerasan, dimana kejadian bermula saat korban SG melintas dari arah Desa Cipanji menuju arah Desa Cimenteng.

Namun, tiba-tiba diberhentikan oleh pelaku dan meminta diantar ke Desa Cikarang, saat di jalan raya Simpang tiga Kampung Tagog Lalay RT 001/001, Desa Sinarbentang, Kecamatan Sagaranten tiba-tiba pelaku mengeluarkan senjata tajam berupa golok dan mengalungkannya ke leher korban.

“Karena kaget, korban dan sepeda motor sedikit terjatuh, pelaku langsung membacok korban mengenai badan korban dan mengakibatkan korban benar benar terjatuh tersungkur,” jelasnya.

Masih kata Aap, setelah menganiaya korban kemudian pelaku kabur sambil membawa kendaraan sepeda motor Honda Beat warna putih milik korban.

“Pelaku segera dapat kami tangkap, setelah ada warga yang curiga dengan keadaan pakaiannya berlumuran darah tapi tidak terluka,” terangnya.

Kemudian, lanjut Aap, saat masyarakat yang melihat pelaku sedang nongkrong disebuah warung langsung menginformasikan kepada petugas Polisi Sagaranten.

“Saat ini korban dirujuk ke RSUD Syamsudin Kota Sukabumi karena menderita luka cukup parah, sementara pelaku masih dalam pemeriksaan untuk pengembangan kasusnya,” tandasnya.

Berita Terkait

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN
DPRD Kabupaten Sukabumi bahas transformasi Perumda AMTJM jadi perseroda
12 anak di bawah umur di Sukabumi dicabuli lansia 72 tahun, imbalan Rp2 ribu
Wafa dan Kania, dua perempuan pelajar Sukabumi tewas tenggelam di pantai
Mahasiswa KKN keluhkan jalan hancur di Cibitung Sukabumi

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:05 WIB

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:58 WIB

Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:20 WIB

Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:37 WIB

Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:10 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi bahas transformasi Perumda AMTJM jadi perseroda

Berita Terbaru

Serba bambu, peneliti ITB kembangkan rumah bambu modular tahan gempa bumi - ITB

Teknologi

Peneliti ITB kembangkan rumah bambu interlock tahan gempa bumi

Minggu, 26 Jul 2026 - 17:37 WIB