Terbakar, Peternakan Ayam Japfa Compeed di Nagrak Sukabumi

- Redaksi

Kamis, 29 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangunan Peternakan Pt. Japfa Compeed Indonesia di Kecamatan Nagrak terbakar, Kamis (29/7/2021) | Foto: Istimewa

Bangunan Peternakan Pt. Japfa Compeed Indonesia di Kecamatan Nagrak terbakar, Kamis (29/7/2021) | Foto: Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com,- Kebakaran terjadi di PT. JAPFA COMPEED INDONESIA kampug Sinagar RT 02 RW 03 Desa Nagrak Utara, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Kamis (29/7/2021) dini hari. Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) diterjunkan kelokasi guna memadamkan api.

Berdasarkan informasi Pusdalops (Pusat Pengendalian Operasi) Penanggulangan Bencana (P2B) Kecamatan Nagrak, kebakaran itu terjadi sekira pukul 03.30 WIB.

“Pukul 03.30 Wib Api diketahui oleh pegawai proyek yang berasal dari ujung kandang di unit 02 PT JAPFA COMPEED INDONESIA dan langsung menghubungi dinas pemadam kebakaran,” kata Miky petugas data dan informasi P2BK Nagrak kepada SukabumiHeadlines.com, Kamis (29/7/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Miky, tidak tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Begitupun mengenai tafsiran kerugian masih dalam proses pengkajian.

“Sekitar pukul 08.30 Wib kondisi api sudah berhasil dipadamkan setelah diturunkan empat unit mobil Damkar kelokasi,” jelasnya.

“Sementara itu, sambung Miky, penyebab terjadi kebakaran saat ini masih di dalam penyelidikan polsek Nagrak,” tutupnya.

Berita Terkait

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN
12 anak di bawah umur di Sukabumi dicabuli lansia 72 tahun, imbalan Rp2 ribu
Wafa dan Kania, dua perempuan pelajar Sukabumi tewas tenggelam di pantai
Mahasiswa KKN keluhkan jalan hancur di Cibitung Sukabumi
Pacaran sama maling asal Medan, Wanita Sukabumi dianiaya dan diintimidasi hingga trauma

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:05 WIB

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:58 WIB

Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:20 WIB

Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:37 WIB

Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:42 WIB

12 anak di bawah umur di Sukabumi dicabuli lansia 72 tahun, imbalan Rp2 ribu

Berita Terbaru

Serba bambu, peneliti ITB kembangkan rumah bambu modular tahan gempa bumi - ITB

Teknologi

Peneliti ITB kembangkan rumah bambu interlock tahan gempa bumi

Minggu, 26 Jul 2026 - 17:37 WIB

Ilustrasi seorang warga miskin menjadi terdakwa di pengadilan - sukabumiheadline.com

Hukum

Hukum di Indonesia seperti golok, Mantan Ketua MK: Suram

Minggu, 26 Jul 2026 - 03:40 WIB

Sukabumi

Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes

Sabtu, 25 Jul 2026 - 19:58 WIB