sukabumiheadline.com l CIDAHU – Setelah tiga tahun terbengkalai, Jembatan Cicewol yang terletak di Desa Babakanpari, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat akhirnya diperbaiki.
Proses perbaikan jembatan penghubung Kecamatan Cicurug dengan Parungkuda dan Cidahu itu dimulai sejak Rabu (10/05/2023) kemarin dan ditarget rampung dalam 180 hari kerja, atau sekira 6 bulan.
Karenanya, Camat Cidahu, Jaenal Abidin mengimbau para pengguna jalan untuk memilih jalur alternatif karena akses utama menuju kecamatannya itu ditutup total.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami mengimbau agar pengguna jalan dan masyarakat bisa memilih jalur alternatif lain selama pengerjaan,” kata Jaenal.
Berita Terkait: Diprotes Berulangkali, Ini Besar Anggaran dan Pemenang Lelang Perbaikan Jembatan Cicuwol Sukabumi
Jalan Alternatif
Adapun jalan alternatif yang bisa dilalui, adalah melalui:
1. Jalan Bojongpari-Parakansalak-Parungkuda (untuk kendaraan double engkel dan kendaraan kecil).
2. Jalan Pasirdoton-Tangkil-Simpang Bangbayang Pasar Cicurug (untuk double engkel dan kendaraan kecil).
3. Jalan Pasirdoton-Tangkil-Babakanpari-PT Gunung Salak (untuk kendaraan double engkel dan kendaraan kecil).
4. Jalan PT Gunungsalak-Desa Babakanpari-Simpang Caringin Cicurug (untuk kendaraan kontainer dan kendaraan kecil).
Sedangkan, untuk pengendara roda dua dapat melalui Jalan lingkungan pemukiman setempat yang ada di sekitar Jembatan Cicewol. Sementara, para pejalan kaki masih bisa melintas di Jembatan Cicewol melalui jembatan darurat.
Berita Terkait: Dua Tahun Jembatan di Cidahu Sukabumi Rusak, Netizen Ajak Kumpulkan Koin
Berulangkali Diprotes Warga karena Tak Kunjung Diperbaiki
Diberitakan sebelumnya, warga dan pengguna jalan berulangkali melakukan aksi protes akibat kondisi jembatan sudah lapuk, namun tak juga kunjung diperbaiki.
“Sudah mau dua tahun rencana perbaikan jembatan tak kunjung direalisasikan, dan sekarang sudah rusak kembali,” kata pria yang aktif sebagai relawan di Khatulistiwa itu, saat dikonfirmasi sukabumiheadline.com, Jumat (18/11/2022) lalu.
Protes dilakukan warga melalui aksi unjuk rasa dan unggahan di berbagai aplikasi media sosial karena banyak pengendara mengalami kecelakaan tunggal akibat terperosok di jembatan darurat. Baca lengkap: Pemotor Terjerembab Nyaris Jatuh ke Sungai, Jembatan Darurat Cicewol Cicurug Sukabumi Rawan