Menghitung naik turun jumlah kafe di Kota Sukabumi 5 tahun terakhir dan anomali masa pandemi

- Redaksi

Sabtu, 31 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kafe dengan konsep green cafe - sukabumiheadline.com

Ilustrasi kafe dengan konsep green cafe - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Jika Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terkenal dengan pilihan destinasi wisata alamnya yang indah dan beragam, Kota Sukabumi dikenal dengan wisata kulinernya yang lezat, beragam dan beberapa di antaranya dikenal sebagai legendaris.

Meskipun lebih dikenal sebagai kota jasa, namun ternyata bisnis kuliner di Kota Sukabumi mengalami pasang surut setiap tahunnya.

Jika dilihat dari jumlah kafe yang ada di Kota Mochi —julukan untuk Kota Sukabumi— bisa tiba-tiba naik signifikan hingga lebih dari 100 persen. Namun dalam kurun setahun berikutnya, jumlahnya bisa anjlok juga hingga 100 persen lebih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga: 5+1 destinasi wisata di Sukabumi yang cocok dikunjungi ketika musim hujan

Berdasarkan data Open Data Kota Sukabumi, jumlah kafe di Kota Sukabumi bervariasi dalam beberapa pencatatan, dengan angka tertinggi mencapai 165 unit. Jumlah ini menunjukkan pertumbuhan pesat industri kreatif kuliner dan kedai kopi, terutama dengan banyaknya kafe yang beroperasi di sekitar pusat kota dan area strategis.

Meskipun industri kafe di Sukabumi berkembang pesat, didukung dengan tren gaya hidup nongkrong dan banyaknya UMKM kuliner baru. Namun jumlah tersebut dapat berubah seiring dengan berdirinya kafe-kafe baru.

Bertambahnya jumlah kafe di Kota Sukabumi dipicu kemunculannya yang hanya sebatas tren bisnis, dan jumlahnya bisa kembali berkurang signifikan akibat kalah dalam menghadapi persaingan.

Baca Juga: Terbaru, 5 tempat wisata kuliner viral di Sukabumi

Jumlah kafe di Kota Sukabumi 2025

Ilustrasi suasana di dalam kafe dengan suasana alam - sukabumiheadline.com
Ilustrasi suasana di dalam kafe dengan suasana alam – sukabumiheadline.com

Dikutip sukabumiheadline.com dari Open Data Kota Sukabumi 2024 yang telah diperbarui pada Februari 2025, Sabtu (31/1/2026), berikut adalah jumlah kafe di Kota Sukabumi dalam kurun 5 tahun terakhir.

  • 2020: 66 kafe
  • 2021: 100 kafe
  • 2022: 116 kafe
  • 2023: 42 kafe
  • 2024: 165 kafe (data diperbarui Februari 2025)

Melihat data di atas terjadi peningkatan dalam periode 2020 hingga 2022. Jumlah tersebut menjadi anomali, mengingat pada periode tersebut merupakan masa pandemi Covid-19 yang berlangsung hingga sekira pertengahan 2023.

Seperti diketahui, pada kurun tiga tahun tersebut (masa pandemi Covid-19) berlaku pembatasan jam nongkrong, hingga larangan berkerumun dan berinteraksi secara langsung di ruang publik.

Berita Terkait

Tips & trik A-Z merintis usaha toko pakaian di era belanja online plus konsep promosi dan pemasaran
Dampak Program MBG terhadap produksi 22 jenis sayuran di Sukabumi
Cek keuntungannya, pemerintah: Status driver ojol adalah UMKM, bukan pegawai
Sukabumi juara 3, daftar kota dan kabupaten yang warganya paling kreatif
Harga plastik tak kunjung turun, pelaku UMKM Sukabumi menangis
Amran ingin penghasilan petani kopi setara menteri, berapa produksi di Sukabumi?
1 tahun program MBG: Menghitung produksi sayuran dan buah di Sukabumi
Pria asal Sukabumi ini raup omzet Rp3 miliar per bulan hanya dari gula semut

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:43 WIB

Tips & trik A-Z merintis usaha toko pakaian di era belanja online plus konsep promosi dan pemasaran

Rabu, 12 Agustus 2026 - 01:13 WIB

Dampak Program MBG terhadap produksi 22 jenis sayuran di Sukabumi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Cek keuntungannya, pemerintah: Status driver ojol adalah UMKM, bukan pegawai

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:30 WIB

Sukabumi juara 3, daftar kota dan kabupaten yang warganya paling kreatif

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:42 WIB

Harga plastik tak kunjung turun, pelaku UMKM Sukabumi menangis

Berita Terbaru

Ilustrasi kebakaran hutan - sukabumiheadline.com

Internasional

Dua negara ASEAN, kecewa kabut asap kebakaran hutan Kalimantan

Minggu, 23 Agu 2026 - 23:32 WIB

Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Nasional

Ketua Umum Projo: Untuk rakyat, untuk rakyat, tapi maling juga

Minggu, 23 Agu 2026 - 23:00 WIB