Hendak Beli Gorengan, Remaja Sukabumi Ini Dilukai Geng Motor di Dekat Capitol

- Redaksi

Senin, 18 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sukabumiheadline.com l CIKOLE – Seorang remaja pria asal Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Jawa Barat mengaku menjadi korban geng motor. Remaja berinisial MIFW itu menyebut peristiwa terjadi pada Ahad (17/9/2023) pagi.

Dia mengaku pada Sabtu malam hingga Ahad pagi begadang bersama teman-temannya. Namun menjelang Ahad pagi, mereka merasa lapar.

MIFW bersama seorang temannya kemudian bermaksud membeli gorengan di kawasan sekitar Capitol di Jl. A. Yani No.75, Kelurahan Gunungparang, Kecamatan Cikole.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kejadiannya sekira jam 05.00 WIB. Tadinya saya dan teman saya mau beli gorengan karena semalam begadang dan merasa lapar,” kata MIFW kepada sukabumiheadline.com, Senin (18/9/2023) siang.

Dia mengaku penyerangan terhadap dirinya dilakukan oleh empat orang. Keempat pelaku, kata MIFW menunggangi sepeda motor jenis Honda Scoopy dan Yamaha Mio.

“Pelakunya empat orang naik dua motor, Scoopy dan Mio. Jadi saat mengeroyok saya, para pelaku mengaku dari geng motor, GBR,” jelas dia.

Usai aksi kekerasan terhadap dirinya, MIFW mengaku bergegas hendak membuat laporan polisi. Namun, hal itu urung dilakukan.

“Tadinya mau membuat laporan polisi, tapi saya disuruh membawa surat keterangan dari rumah sakit. Gak jadi lapornya,” kata dia.

“Kalau harus ada keterangan dari rumah sakit kan berarti harus keluar duit lagi,” sesalnya.

MIFW kemudian mewanti-wanti agar warga tidak keluar malam karena banyak geng motor yang beraninya main keroyokan.

“Hati-hati aja buat warga Sukabumi, banyak geng motor yang beraninya banyakan dan membawa senjata,” pungkasnya.

Berita Terkait

Gudang miras oplosan dan ilegal di Sukabumi digrebek polisi, ratusan botol disita
UI beri bantuan untuk pemulihan sosial dan lingkungan di Sukabumi
Trik pemuda Gunungguruh Sukabumi edarkan belasan ribu butir obat terlarang
Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi
Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi
Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten
Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Gudang miras oplosan dan ilegal di Sukabumi digrebek polisi, ratusan botol disita

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:00 WIB

UI beri bantuan untuk pemulihan sosial dan lingkungan di Sukabumi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Trik pemuda Gunungguruh Sukabumi edarkan belasan ribu butir obat terlarang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi

Berita Terbaru

Ilustrasi kasir sedang menghitung pembelian dan pajak - sukabumiheadline.com

Regulasi

Pemkot Sukabumi paksa pemilik usaha pasang tapping box

Jumat, 30 Okt 2026 - 09:26 WIB