Ngamar dengan Istri Orang di Villa Cisolok Sukabumi, Kades Kurang Ajar Ini Diadili

- Redaksi

Senin, 11 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi selingkuh. l Istimewa

Ilustrasi selingkuh. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Babak baru kasus perselingkuhan oknum Kepala Desa (Kades) dengan istri orang atau bini orang (Binor) asal Provinsi Banten kembali dijalani dua tersangka. Baca lengkap: Selingkuhi Istri Orang di Cisolok Sukabumi, Kades Ini Jadi Tersangka

Dua tersangka itu adalah YH, oknum Kades yang merupakan Kades Cikamunding, Kecamatan Cilograng, Lebak, Banten dan EH yang merupakan istri orang. Keduanya menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Negeri (PN) Cibadak Kelas I B, Rabu (6/12/2023).

Humas PN Cibadak Kelas I B, Yudistira, mengatakan, terdakwa datang ke persidangan tanpa didampingi kuasa hukum. Menurutnya, kedua terdakwa menerima dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas kasus tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mereka tidak didampingi penasehat hukum, menghadap sendiri persidangan, terus tidak ada keberatan terhadap surat dakwaan. Jadi didakwa bersalah, didakwanya pasal 284 perzinahan,” kata Yudistira.

Setelah menjalani sidang dakwaan, Yudistira berujar, sidang akan dilanjutkan pada Rabu (13/12/2023) lusa, dengan agenda mendengarkan keterangan saksi.

“Nanti sidang lanjutan mendengarkan keterangan saksi,” ucap Yudistira.

Diberitakan sebelumnya, YH dan EH ditetapkan sebagai tersangka kasus perselingkuhan, mereka berselingkuh di salah satu vila di Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Saat itu, keduanya digerebek oleh suami EH, yakni AK (33) asal Kampung Cikondang, Desa Cikatomas, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, Banten, pada Jumat (7/7/2023) dini hari.

Sebelumnya, Kasatreskrim Polres Sukabumi, AKP Dian Pornomo (sebelum diganti AKP Ali Jupri) mengatakan, pihaknya telah memegang bukti kuat kasus perselingkuhan YH dengan EH yang merupakan istri orang.

Bukti yang dipegang polisi salah satunya hasil tes DNA sebagai bukti perselingkuhan yang dilakukan dua tersangka di vila di Cisolok.

“Iya masih proses lanjut ke penyidikan, nanti pasti ada gelar itu penetapan tersangka, kita temukan dua alat bukti yang cukup, (hasil tes DNA) ada, keterangan saksi, ada surat (tes DNA), itu salah satau bagian dari petunjuk,” ujar AKP Dian saat masih menjabat Kasatreskrim Polres Sukabumi, Kamis (24/8/2023).

Ambulans digunakan YA dan HE untuk berselingkuh di Cisolok, Kabupaten Sukabumi. l Istimewa
Ambulans digunakan YA dan HE untuk berselingkuh di Cisolok, Kabupaten Sukabumi. l Istimewa

Diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, seorang wanita berinisial HE dipergoki tengah berselingkuh dengan seorang oknum kepala desa (Kades) inisial YA. Keduanya digerebek warga pada Jumat (7/7/2023) lalu.

Kasus perselingkuhan keduanya terungkap setelah suami HE yang bernama Anggi (31), menggerebek sebuah vila di Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Jumat dinihari. Baca lengkap: Gunakan Ambulans, Kades Selingkuhi Istri Orang di Cisolok Sukabumi

Berita Terkait

Nestapa korban bencana Cidadap, Bupati Sukabumi kurang paham, KDM ke NTT
5 warga Palabuhanratu Sukabumi terlantar di Fiji
Polsek Kalapanunggal Sukabumi berbagi makan gratis
Ahmad Nadhi Fadilah asal Jakarta ditemukan tewas di Pantai Karangnaya Sukabumi
Hampir setahun jembatan di Cisolok Sukabumi dibiarkan rusak, ganggu ekonomi warga
Swasembada pangan, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi: Perkuat kesejahteraan petani
Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi diminta sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Pria Sukabumi gandir di jembatan, keluarga ikhlas

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:23 WIB

5 warga Palabuhanratu Sukabumi terlantar di Fiji

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Polsek Kalapanunggal Sukabumi berbagi makan gratis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:50 WIB

Ahmad Nadhi Fadilah asal Jakarta ditemukan tewas di Pantai Karangnaya Sukabumi

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:55 WIB

Hampir setahun jembatan di Cisolok Sukabumi dibiarkan rusak, ganggu ekonomi warga

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Swasembada pangan, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi: Perkuat kesejahteraan petani

Berita Terbaru

Vespa GTV 278 CC - Vespa

Otomotif

Vespa GTV 278 CC: Sporty dengan racing look, cek harganya

Senin, 24 Agu 2026 - 16:53 WIB