sukabumiheadline.com – Sebanyak 7 orang warga negara Indonesia (WNI) mengaku terlantar di Fiji. Dari ketujuh WNI tersebut, 5 di antaranya merupakan warga Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Sedangkan, dua lainnya merupakan warga Indramayu dan Batam.
Dalam video diunggah akun @barayamypalabuhanratu7, mereka mengaku berangkat ke Fiji dengan tujuan awal untuk bekerja.
Video kemudian di-repost Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Ia berjanji akan segera memulangkan warganya yang terlantar di negara kepulauan Melanesia tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Terima kasih atas informasinya. Terkait terlantarnya sejumlah warga Jabar di Fiji, kami sudah menghubungi Duta Besar Fiji, serta proses pemulangan akan segera dilakukan,” kata Dedi, dikutip sukabumiheadline.com dari akun Instagram pribadinya, Ahad (23/8/2026).
Tentang Fiji
Republik Fiji merupakan negara kepulauan di Melanesia dan bagian dari Oseania yang berlokasi di Selatan Samudra Pasifik. Negara ini terletak sekitar 1.100 mil laut (2.000 km; 1.300 mi) utara-timur laut Selandia Baru.
Fiji punya lebih dari lebih 330 pulau di mana sekitar 110 di antaranya dihuni secara permanen, dan lebih dari 500 pulau yang jika di total memiliki luas daratan sekitar 18.300 kilometer persegi (7.100 sq mi).
Kelompok pulau yang paling terpencil adalah Ono-i-Lau. Sekira 87% dari total populasi 924.610 tinggal di dua pulau besar, Viti Levu dan Vanua Levu.
Tiga perempat warga Fiji tinggal di pesisir Viti Levu, baik di ibu kota Suva atau di pusat kota yang lebih kecil seperti Nadi, di mana pariwisata merupakan industri lokal utama. Atau di Laautoka, tempat dari industri tebu di Fiji.









