Ibu satu anak dan berusia 25 tahun, ini identitas mayat wanita di sisi Sungai Cicatih Parungkuda Sukabumi

- Redaksi

Minggu, 28 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Parungkuda Sukabumi digegerkan penemuan mayat wanita. - Istimewa

Warga Parungkuda Sukabumi digegerkan penemuan mayat wanita. - Istimewa

sukabumiheadline.com – Warga Desa Langensari, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, digegerkan dengan ditemukannya sosok mayat perempuan tanpa identitas di sungai Cicatih, Sabtu (27/4/2024).

Penemuan mayat berjenis kelamin perempuan pertama kali ditemukan oleh Dodih, warga Kampung Jamu Dipa, Desa Langensari.

“Pada saat itu saya akan memancing di Sungai Cicatih, namun terlihat di bebatuan ada sosok yang tergeletak,” ungkap Dodih yang juga sebagai salah seorang anggota Linmas Desa Langensari.

Informasi dihimpun, mayat wanita tersebut teridentifikasi berinisial IR, warga Kampung Setiabakti RT 002/001, Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda.

Salah seorang tetangga korban yang menolak disebutkan namanya menyebutkan bahwa IR diketahui mengalami gangguan kejiwaan semenjak ibunya meninggal dunia.

“IR ini usianya masih cukup muda, baru 25 tahun. Warga tahunya ia mengalami gangguan kejiwaan sejak ibunya meninggal,” ungkap DJ kepada sukabumiheadline.com, Ahad (28/4/2024) dini hari.

Baca Juga :  Tilang Manual Berlaku Lagi, Warga Sukabumi Wajib Catat Waktu dan Target Razia

“IR ini juga memiliki satu anak. Saya enggak tahu bagaimana kronologis hingga ia ditemukan meninggal dunia, tapi setahu saya dia memiliki kakak yang rumahnya memang dekat dengan Sungai Cicatih,” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, korban ditemukan Dodih di tepi Sungai Cicatih penghubung antara Kecamatan Cidahu dengan Desa Langensari, dalam kondisi sudah meninggal dunia.

“Setelah menemukan korban, saya langsung berkoordinasi ke pemerintah Desa dan tadi korban langsung dibawa ke rumah sakit Sekarwangi,” tambahnya.

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur
Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit
Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi
Terlilit utang, sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal
Lereng Gunung Salak di Cidahu Sukabumi dirusak, eks menteri ini ngamuk
Jengkel terlalu banyak, pria Sukabumi ini cabut tiang jaringan internet milik MyRepublic Indonesia
Selalu waspada, 44 bencana hantam Sukabumi sepanjang Januari 2026

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:24 WIB

Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit

Senin, 2 Februari 2026 - 00:01 WIB

Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?

Minggu, 1 Februari 2026 - 02:28 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi

Sabtu, 31 Januari 2026 - 22:07 WIB

Terlilit utang, sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131