Mengenal sistem operasi Huawei HarmonyOS sang penakluk Apple iOS

- Redaksi

Minggu, 23 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Huawei Pura 70 Ultra 5G jadi hp dengan kamera spek dewa terbaik di dunia versi Dxomark - Istimewa

Huawei Pura 70 Ultra 5G jadi hp dengan kamera spek dewa terbaik di dunia versi Dxomark - Istimewa

sukabumiheadline.com – Sistem operasi (OS) bikinan Huawei, HarmonyOS makin populer di negara asalnya, China. Bahkan, disebut berhasil melampaui popularitas iOS milik Apple pada kuartal I-2024.

Salah satu fitur dalam HarmonyOS 4.0, adalah personalisasi untuk layar beranda (home screen). Pengguna kini dimungkinkan untuk mengubah font sistem, warna, jam, dan gaya widget dengan berbagai kombinasi dan opsi penyesuaian.

HarmonyOS 4.0 juga membawa peningkatan software berkat Ark Engine versi baru. Sistem operasi terbaru Huawei ini diklaim menawarkan kinerja 20 persen lebih baik. Dengan begitu, peluncuran aplikasi menjadi lebih cepat, tampilan animasi menjadi lebih mulus, serta konsumsi daya menjadi lebih sedikit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut laporan terbaru dari firma riset pasar Counterpoint Research, pangsa pasar HarmonyOS di China mencapai 17 persen pada periode Januari-Maret 2024.

Angka ini baik drastis dari 8 persen di kuartal I-2023. Menurut laporan, seri Huawei Mate 60 dan Huawei Pura 70, telah menarik perhatian besar dan berkontribusi terhadap kesuksesan sistem operasi ini.

Di sisi lain, iOS mengalami penurunan popularitas pada periode yang sama, turun dari 20 persen menjadi 16 persen di China. Dengan demikian, semakin banyak pengguna ponsel Huawei berbasis HarmonyOS dibandingkan pengguna iPhone (iOS) di China pada kuartal I-2024.

Kenaikan pangsa pasar tersebut otomatis membuat HarmonyOS menjadi sistem operasi smartphone terpopuler kedua di China, setelah Android (milik Google). Di China, Android mendominasi pasar dengan pangsa 68 persen pada periode sama.

Meski dominan di China, popularitas HarmonyOS masih dalam tahap awal di kancah global.

Pasalnya, menurut data Counterpoint, HarmonyOS memiliki pangsa pasar 4 persen pada periode ini, naik dari 2 persen dari tahun-ke-tahun.

Android mempertahankan dominasinya sebagai sistem operasi seluler yang paling banyak di dunia, dengan perkiraan pangsa pasar mencapai 77 persen. iOS milik Apple berada di posisi kedua dengan pangsa sekitar 19 persen.

Naiknya popularitas HarmonyOS ke posisi kedua di China menandakan pencapaian yang patut dicatat bagi Huawei, terutama tantangan yang dihadapi perusahaan setelah masuk daftar hitam “entity list” Amerika Serikat pada 2019, setelah pemerintah AS melarang perusahaan asal AS melakukan ekspor teknologi ke Huawei.

Salah satu sanksinya adalah membatasi akses ke layanan penting Google, termasuk Android dan toko aplikasi Play Store. Makanya, Huawei mengumumkan sistem operasi HarmonyOS pada 2019.

Kemudian, pada 2021, HarmonyOS resmi menjadi pengganti sistem operasi Android di lini smartphone Huawei. Perangkat pertama yang akan mendapatkan update HarmonyOS adalah seri Mate 40, Mate 30, dan ponsel lipat Mate X2.

President of Huawei Consumer Business Group Software Department, Wang Chenglu, menargetkan HarmonyOS bakal dipakai oleh 200 juta ponsel dan 100 juta perangkat pintar buatan pihak ketiga, pada akhir tahun 2021.

Upaya ini berbuah manis, sebab sudah ada lebih dari 500.000 pengembang yang sudah berpartisipasi di HarmonyOS.

Kini, Huawei sudah merilis HarmonyOS dalam empat generasi. HarmonyOS 4.0 diumumkan pada Agustus 2023. Sistem operasi ini siap menjadi tenaga utama untuk gadget Huawei, mulai dari smartphone hingga perangkat tablet MatePad.

Berita Terkait

Spesifikasi MQ-4C Triton: Drone AS seharga Rp3.500 miliar lenyap di Selat Hormuz
Intip harga Suzuki Lumi 2026: Desain retro, isi BBM tak perlu buka jok plus port USB
Cek spek dan harga Redmi A7 Pro 5G dari Xiaomi, punya baterai 6.300 mAh
Yamaha Fascino 125 Hybrid 2026, kembaran Vespa spek canggih dan harga murah
Royal Enfield Flying Flea C6, motor listrik canggih dijual mulai Rp30 jutaan
Oppo A6c meluncur global, baterai gahar, dibekali 3 kamera “boba” harga terjangkau
Triumph rilis scrambler speed T4: Motor Eropa bermesin 350 cc, dijual Rp30 jutaan
Tinjauan sains terbentuknya Geyser Cisolok: Hanya 2 di dunia, satu di Sukabumi

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 08:00 WIB

Spesifikasi MQ-4C Triton: Drone AS seharga Rp3.500 miliar lenyap di Selat Hormuz

Kamis, 16 April 2026 - 19:17 WIB

Intip harga Suzuki Lumi 2026: Desain retro, isi BBM tak perlu buka jok plus port USB

Kamis, 16 April 2026 - 02:48 WIB

Cek spek dan harga Redmi A7 Pro 5G dari Xiaomi, punya baterai 6.300 mAh

Rabu, 15 April 2026 - 10:00 WIB

Yamaha Fascino 125 Hybrid 2026, kembaran Vespa spek canggih dan harga murah

Selasa, 14 April 2026 - 20:48 WIB

Royal Enfield Flying Flea C6, motor listrik canggih dijual mulai Rp30 jutaan

Berita Terbaru