Wafa dan Kania, dua perempuan pelajar Sukabumi tewas tenggelam di pantai

- Redaksi

Minggu, 19 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jasad Wafa (13), warga Kecamatan Kadudampit, dan Kania (15), warga Kecamatan Cisaat - Ist

Jasad Wafa (13), warga Kecamatan Kadudampit, dan Kania (15), warga Kecamatan Cisaat - Ist

sukabumiheadline.com – Dua gadis asal Kadudampit dan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, meninggal dunia setelah tubuh mereka terseret ombak Pantai Kapitol, Desa Karangpapak, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (18/7/2026).

Korban yang masih berstatus pelajar tersebut diketahui bernama Wafa berusia 13 tahun, warga Kecamatan Kadudampit. Sedangkan korban lainnya, bernama Kania (15), warga Kecamatan Cisaat.

Menurut Kasat Polairud Polres Sukabumi AKP Dadi dalam keterangan tertulisnya, peristiwa mematikan itu terjadi sekira pukul 15.40 WIB. Saat itu, kedua korban tengah bermain pasir, lalu melanjutkan aktivitasnya berenang pantai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Namun, tiba-tiba datang ombak besar yang menggulung hingga menyeret tubuh keduanya,” kata Dadi.

Diketahui, salah seorang teman korban bernama Yuri melihat Wafa dan Kania terseret arus ombak. Ia pun langsung berteriak meminta pertolongan, seraya berusaha menyelamatkan kedua temannya.

Namun, tubuh Yuri malah ikut terseret arus. Beruntung akhirnya ia terselamatkan setelah gelombang ombak besar mendorongnya kembali ke bibir pantai.

“Warga kemudian berusaha mencari Wafa dan Kania, dan salah seorang warga lainnya melaporkan kejadian itu ke Polsek Cisolok,” ujar Dadi.

Sayangnya, warga yang melakukan pencarian sempat kehilangan jejak kedua korban karena telah tenggelam terbawa ombak. Wafa dan Kania ditemukan dalam kondisi meninggal dunia beberapa saat kemudian.

Sekitar pukul 15.50 WIB, petugas kepolisian bersama warga menemukan Wafa dan Kania dan langsung mengevakuasinya.

“Sekira pukul 15.50 WIB pihak kepolisian datang ke lokasi bersama warga, kemudian melihat adanya Wafa dan dilakukan evakuasi. Selang tiga menit korban kedua, Kania, terlihat di air dan langsung dilakukan evakuasi,” jelas Dadi.

Berita Terkait

1.654 masjid di Sukabumi terdaftar Program GEBER MAS
Jalan Kabupaten Sukabumi diperbaiki asal-asalan, warga: Bukan efisiensi, tapi pemborosan duit
Pria asal Ciambar Sukabumi pinjam motor berakhir dipermak warga
DPRD Kabupaten Sukabumi sahkan Perda Disabilitas, jamin perlindungan dan pemenuhan hak
Kades Tamanjaya Sukabumi positif narkoba, tertunduk lesu digiring polisi
DPRD Kabupaten Sukabumi bentuk Pansus perubahan Perumda TJM
Jalan Kabupaten Sukabumi hancur kaca jendela ikut hancur, warga minta bupati tanggung jawab
90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:43 WIB

1.654 masjid di Sukabumi terdaftar Program GEBER MAS

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:29 WIB

Jalan Kabupaten Sukabumi diperbaiki asal-asalan, warga: Bukan efisiensi, tapi pemborosan duit

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:21 WIB

Pria asal Ciambar Sukabumi pinjam motor berakhir dipermak warga

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:24 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi sahkan Perda Disabilitas, jamin perlindungan dan pemenuhan hak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Kades Tamanjaya Sukabumi positif narkoba, tertunduk lesu digiring polisi

Berita Terbaru

Menu Makan Bergizi Gratis atau MBG - sukabumiheadline.com

Nasional

Cegah keracunan, BGN larang siswa bawa pulang makanan MBG

Minggu, 9 Agu 2026 - 21:00 WIB

Ilustrasi pedagang kaki lima sedang berjualan di trotoar jalan - sukabumiheadline.com

Jawa Barat

KDM: Nyali Satpol PP Tergantung Kepala Daerah

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:22 WIB