Pria asal Cianjur tewas dalam kamar kos di Sukabumi

- Redaksi

Sabtu, 20 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jajaran Satreskrim Polres Sukabumi Kota melakukan olah TKP di kamar kos AS - Istimewa

Jajaran Satreskrim Polres Sukabumi Kota melakukan olah TKP di kamar kos AS - Istimewa

sukabumiheadline.com – AS (59), warga Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, ditemukan tak bernyawa di dalam kamar kos milik Hj. Tati, Jumat (19/7/2024). Diketahui, AS sendiri sudah selama dua tahun tinggal di kosan tersebut.

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Rita Suwadi melalui Kasat Reskrim, AKP Bagus Panuntun mengatakan, AS pertama kali ditemukan dalam keadaan tengkurap dan tak bernyawa oleh Hj. Tati.

Diketahui, wanita pemilik kosan itu berusaha mengecek kamar yang dihuni AS, pada sekira pukul 08.00 WIB, karena pria tersebut sudah beberapa hari tidak terlihat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Betul, sekira pukul 08.00 WIB kami mendapatkan informasi adanya salah satu penghuni kos yang ditemukan telah meninggal dunia di kamar kosnya,” kata Bagus.

Selanjutnya, jajaran Satreskrim Polres Sukabumi Kota bersama Polsek Cikole melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di kosan yang berlokasi di Gang Ajid II, Kelurahan Gunungparang, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi itu.

“Kita langsung cek ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan mencari informasi dari beberapa saksi yang mengenal atau tinggal dekat dengan tempat kos AS,” kata Bagus.

Namun demikian, Bagus menambahkan, pihaknya sudah mendapatkan konfirmasi dari pihak keluarga AS yang menolak dilakukan otopsi.

“Jadi setelah melakukan olah TKP, kami mengevakuasi jenazah ke RSUD R. Syamsudin, S.H., dan informasi yang kami terima, pihak keluarga menolak otopsi dan memilih untuk membawa jenazah ke Cianjur untuk dimakamkan,” ungkap Bagus.

Berita Terkait

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah
Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok
Penjual ratusan botol miras di Cibadak, Parungkuda, Nagrak, dan Cikembar disikat Polres Sukabumi
5 wisatawan asal Bekasi tenggelam di Pantai Cibuaya Sukabumi

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Berita Terbaru